Liga 1 Indonesia
Prediksi Nomor Punggung Barito Putera Ada Makna Unik Punya Bagas-Bagus, Lunching Tim Hari Ini
Jadwal Liga 1 Barito Putera vs Persita Minggu 2 Juli 2023. Launcing tim dan nomor punggung milik Bagas Kaffa unik di Barito Bersyolawat malam ini
BANJARMASINPOST.CO.ID - Barito Putera sudah memiliki nomor punggung jelang pertandingan pertama melawan Persita Tanggerang di Stadion Demang Lehmah Martapura Minggu (2/7/2023) nanti.
Rilis resmi nomor punggung akan disampaikan saat melaunching tim dah Jersey sekaligus acara Barito Bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf di Halaman Masjid Sabilal Muhtadin, Barito Putera Bersholawat dilaksanakan pada Jumat (23/6/2023) malam ini.
Meski demikian tidak ada salahnya menerka nerka nomor punggung pemain berdasarkan pantauan saat laga uji coba yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Sejumlah pemain lama mempertahankan nomor punggung mereka, seperti Bayu Pradana nomor 13, Nazar Nurzaidin 14, serta Rizky Pora yang selalu setia nomor 26.
Walaupun nomor punggung ini sama sekali tidak menunjukkan pemain andalan atau starting line up nantinya tapi cukup bermakna.
Namun ada nomor punggung keramat byang tidak boleh dipakai pemain manapun.
Baca juga: Penyebab Striker Lokal Barito Putera Pilih Hengkang, CLBK ke Mantan Klub Sebelumnya
Baca juga: Kata Halimatus Sa’diyah, Anak CEO Barito Putera yang Dampingi Alvarez di Laga Indonesia vs Argentina
Manajer Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman pernah memparkan nomor punggung 88 yang tidak boleh dipakai para pemain dari klubnya.
Barito Putera memiliki aturan unik mengenai nomor punggung 88 dan hal itu pun dijelaskan Hasnuryadi Sulaiman.
Mereka tidak mengizinkan pemain Barito Putera menggunakan nomor itu.
Namun, nomor tersebut dipensiunkan untuk menghormati Barito Putera yang lahir pada 1988.
"Tidak dikeramatkan sebetulnya, tetapi 88 itu simbol dari tahun lahir Barito Putera yaitu 1988," kata Hasnur.
Satu yang menarik adalah nomor punggung Bagas Kaffa yang selalu 66.
Dibalik nomor punggung 66 yang dipakai pilar bek kanan Barito Putera itu ternyata ada maknanya.
Bagas Kaffa pernah mengatakan jika nomor punggung dengan angka identik tersebut selalu mengingatkanya pada sang saudara kembar, yaitu Bagus Kahfi.
"Alasan pakai nomor punggung 66 agak unik, itu mewakili huruf BB, Bagas dan Bagus."
Bagas Kaffa melanjutkan jika ia dan saudara kembernya tersebut memang sering dipanggil BB oleh sang ayah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/persiapan-launching-tim-barito-putera-sekaligus-acara-bersholawat.jpg)