Berita Viral

Viral Tak Sengaja Ceburkan Detergen ke Sumur, Pria di Medan Temukan Air Keran Rumahnya Jadi Begini

Viral di TikTok penampakkan air keran di Medan akibat deterjennya masuk ke dalam sumur, warganet pun ramai berkomentar

Penulis: Danti Ayu Sekarini | Editor: Irfani Rahman
akun @bagus.wahyuda
Penampakan air keran akibat deterjen tak segaja masuk sumur di Medan.Kejadian ini pun viral di TikTok 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tingkah kocak ditunjukkan seorang pria asal Medan yang tak sengaja menceburkan detergen ke dalam Sumur hingga Viral di TikTok.

Pasalnya akibat peristiwa tersebut, aliran air keran di rumah pria itu seketika dipenuhi dengan busa bak sedang mencuci.

Videonya viral di media sosial TikTok usai diunggah oleh akun @bagus.wahyuda, Jumat (14/7/2023) lalu.

Dalam unggahannya pria tersebut menceritakan ulahnya yang tak sengaja menceburkan satu bungkus detergen ke dalam sumur.

Malangnya lantaran detergen tumpah tersebut, air yang keluar dari keran di rumahnya itu pun mengeluarkan busa.

Baca juga: Viral Kondisi Tragis Ular Piton Mati Akibat Kekenyangan di Singgersing Aceh, Penampakan Perut Ngeri

Baca juga: Viral Aksi Sekelompok Pemuda Perbaiki Jalanan Rusak di Lombok, Sukarela Bantu Ratusan Warga

Air keran yang bersumber dari sumur tersebut mengeluarkan busa karena sudah tecampur dengan detergen yang larut.

Pria tersebut pun panik lantaran tak tahu bagaimana caranya menghilangkan busa-busa tersebut.

Padahal air sendiri akan digunakan untuk kepentingan mandi dan kakus.

"Hidup lagi capek-capeknya lah Daia masuk sumur, air keran jadi begini hah, ni kek manan ni solusinya cok, airnya bau Daia, mati ini kalau masak beras," ucapnya sambil tertawa.

Meski sudah dibilas beberapa kali, busa detergen dari dalam sumur tersebut tak jua hilang.

"Evv : Sumur be like:ku tak berdai,"

"diana : Daia: aku sudah tidak ber daia,"

"er : Mati kalo masak beras,"

"Bukan prioritas mu : gpp bang itu mandinya udh + sabun jdi gaperlu sabunan,"

"awsyww : Langsung buka londry aja bng,"

Timpal sejumlah warganet yang ikut meninggalkan komentar lucu.

Baca juga: Viral Pengendara Motor di Situbondo Kaget Saat Temui Ban Membuncit Bak Ibu Hamil, Ini Penyebabnya

Baca juga: Viral Anak Kucing Nyasar Terbawa Kereta dari Stasiun Bogor Bikin Gempar TikTok, Terpisah dari Induk

* Dampak Kandungan Detergen Pada Produk Bagi Lingkungan dan Kulit

Apa itu SLES? Berikut dampak produk dengan kandungan SLES bagi lingkungan dan kulit.

Apa Itu SLES?

SLES adalah bahan kimia natrium lauret sulfat (bahasa Inggris: sodium laureth sulfate),

atau natrium lauril eter sulfat (sodium lauryl ether sulfate) yang disingkat menjadi SLES.

SLES ini terbuat dari minyak kelapa, minyak inti sawit, atau minyak petroleum.

Dikenal sebagai "surfaktan", SLES bekerja dengan cara menurunkan tensi permukaan antar bahan,

itulah sebabnya SLES digunakan sebagai bahan pembersih dan pembuat busa.

Detergen dan surfaktan anion yang biasa ditemui di tempat-tempat yang menjual produk perawatan tubuh, seperti sabun, shampo, pasta gigi, dll.

SLES mudah ditemukan di toko kimia dengan harga yang relatif murah. SLES efektif sebagai unsur pembuat busa.

Dampak Penggunaan SLES pada Kulit

SLES telah terbukti dapat menyebabkan iritasi pada mata atau kulit pada eksperimen dengan hewan dan beberapa test pada manusia.

Baca juga: Viral Dua Pengendara Motor di Gorontalo Mendadak Pucat Lihat Pengemudi di Sebelah, Nasibnya Pilu

Baca juga: Viral Aksi Menegangkan Wanita di Lampung Lewati Jalan Curam dan Penuh Lubang, Bak Ngetrail

Beberapa produk yang mengandung SLES telah ditemukan terdapat kandungan 1,4-dioxane dalam kadar rendah,

yang merupakan bahan karsinogen dan direkomendasikan oleh FDA kadar kandungan ini harus dibatasi.

Dalam kegiatan sehari-hari, secara sadar atau tidak, kita dekat sekali dengan SLES.

Bahkan hampir menggunakan SLES berkali-kali dalam berbagai produk perawatan kulit dan tubuh.

SLES biasanya memberikan rasa kesat di kulit saat digunakan.

Oleh karena itu, ada sabun yang memberikan sensasi kesat saat digunakan.

Ada juga sabun yang terkesan licin, karena sedikit atau tidak adanya kandungan SLES di dalamnya.

Bagi pemilik kulit sensitif, perlu banget untuk menghindari atau mengurangi penggunaan SLES.

SLES memiliki kadar iritan dengan konsentrasi 2 persen atau lebih.

Oleh karena itu, pakar kecantikan merekomendasikan produk kosmetik tidak boleh mengandung konsentrasi SLES lebih dari 1 persen.

SLES yang tidak diencerkan dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata, serta mual, muntah dan diare jika tertelan.

Menurut National Institute for Occupational Safety and Health.

Meski tidak terasa dalam waktu yang singkat, penggunaan SLES dalam jangka panjang dapat berpengaruh pada tubuh kita.

Tubuh akan kekurangan enzim yang diperlukan untuk memecah bahan kimia tertentu seperti SLES.

Kandungan SLES dalam produk yang tidak sempat terpecah dapat menumpuk dan mengendap dalam kulit.

Selain perlu dihindari bagi pemilik kulit sensitif, ternyata SLES juga memiliki dampak bagi lingkungan.

Kandungan SLES yang rendah sebetulnya tidak berbahaya.

Namun jika konsentrasinya terlalu banyak, dapat menyebabkan dampak buruk bagi lingkungan,

Menurut International Chemical Safety Card (ICSC), SLES merupakan salah satu  senyawa yang beracun bagi lingkungan air, seperti sungai dan laut.

SLES sulit terurai atau membutuhkan waktu yang lama untuk terurai.

Jika SLES menumpuk di lingkungan, hal ini bisa menyebabkan pencemaran lingkungan.

Akibatnya, satwa laut terancam kehidupannya akibat penggunaan SLES.

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved