Berita Balangan

Pedagang Membongkar Kios Sendiri, Eks Terminal Paringin Siap Dibangun

Pembangunandi eks Terminal Paringin saat ini sudah siap dilaksanakan. Pedagang pun sudah membongkar sendiri kios miliknya

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Pembangunan yang dilakukan di eks Terminal Paringin saat ini sudah mulai dilaksanakan, Selasa (25/7/2023). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pembangunan yang dilakukan di eks Terminal Paringin saat ini sudah mulai dilaksanakan. Dan saat ini pedagang yang menempati kios yang berada di lokasi tersebut mulai membongkar bangunan yang selama ini ditempati. 

Pembongkaran kios tersebut juga disaksikan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP), Dinas Pekerjaan Umum, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, pengawas lapangan dan beberapa pihak terkait lainnya. 

Kepala DKUMPP Balangan Ribowo mengatakan saat ini pedagang secara mandiri melakukan pembongkaran, agar mengetahui barang mana saja yang masih bisa digunakan kembali. 

Sebelum dilakukan pembongkaran ini sudah dilakukan sosialisasi sebelumnya. Ribowo menambahkan untuk tempat relokasi sementara sudah dipersiapkan.

"Jumlah tempat untuk relokasi sementara mencukupi jika seluruh pedagang yang ada di eks terminal paringin ingin berpindah seluruhnya, namun jika pedagang memilih untuk berjualan sementara ke lokasi lain juga dipersilahkan," ujarnya.

Baca juga: Pendapatan Daerah bakal Naik, Bupati Balangan Abdul Hadi Pastikan Kota Paringin Lebih Tertata

Baca juga: Pimpin Bersih-bersih Pasar Paringin, Kapolres Balangan Berharap Jadi Contoh dan Dilakukan Berkala

Ribowo menambahkan dalam proses pembangunan lokasi untuk para pedagang jelas akan ada pro dan kontra. Namun kami berharap pedagang dan masyarakat bisa ikut membantu program pembangunan yang tengah dilaksanakan oleh pemerintah. 

Kepala UPT Pasar, Makmur mengatakan untuk jumlah pedagang yang berada di eks terminal Paringin berjumlah 22 orang. Dan yang mengkonfirmasi akan menempati tempat relokasi sementara di sekitar pasar ekshewan berjumlah tujuh orang. 

"Fasilitas di lokasi sementara sudah dilengkapi dengan jaringan listrik dan air bersih," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Perdagangan, Amirullah yang juga melakukan pemantauan pembongkaran kios di eks terminal Paringin mengatakan pedagang diberi waktu hingga 27 Juli untuk mengosongkan kios dan melakukan pembongkaran. 

Pemilihan tanggal 27 Juli sebagai hari terakhir sudah dilakukan sosialisasi sebelumnya dan diberi waktu yang cukup untuk melakukan pembongkaran. 

"Untuk aset daerah seperti bangunan dan jaringan listrik akan diamankan oleh pemerintah daerah," ungkapnya. 

Terpisah Roni salahsatu pedagang yang sudah puluhan tahun menggunakan kios untuk berjualan lebih dari sepuluh tahun meminta tukang untuk membongkar kios. 

"Beberapa barang yang masih digunakan akan dibawa ke tempat relokasi sementara, satu hari selesai saja untuk pembongkaran ini," ujarnya. 

Dengan adanya relokasi sementara memang sudah tidak bisa berbuat banyak karena memang menjadi keputusan pemerintah daerah. 

Dirinya berharap nantinya saat sudah menmepati tempat baru yang permanen  bisa memiliki fasilitas yang lebih baik dan menjadi pusat berkumpulnya masyarakat sehingga bisa lebih banyak yang membeli dagangannya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved