Sepak Bola

Tangis Marcelo Pecah di Lapangan, Eks Bek Real Madrid Tak Sengaja Patahkan Kaki Kiri Luciano Sanchez

Luciano Sánchez (29) mengalami cedera serius setelah kakinya terinjak oleh bek kiri veteran mantan pemain Real Madrid Marcelo

|
Editor: Rahmadhani
Tangkapan layar ESPN
Marcelo meninggalkan lapangan sambil menangis setelah tidak sengaja mematahkan kaki Luciano Sanchez di pertandingan Libertadores, Rabu (2/8/2023) WIB. 

Kemampuan Marcelo sering dibandingkan dengan Roberto Carlos, yang mengaku bahwa Marcelo adalah penerusnya dan seorang pemain bek terbaik di dunia.

Roberto bahkan pernah mengatakan pada media bahwa Marcelo menguasai teknik bermain yang lebih baik daripada dirinya.

Beberapa pemain sepakbola legendaris lainnya seperti Paolo Maldini dan Diego Maradona juga mengakui kemampuan Marcelo dan menobatkannya sebagai pemain bek terbaik di dunia.

Marcelo mengawali karirnya sebagai atlit dengan bermain futsal sejak usia sembilan tahun.

Dan pada usia tiga belas tahun, ia tercatat sebagai pemain klub Fluminense yang bermarkas di Rio de Janeiro.

Marcelo datang dari latar keluarga kurang mampu dan ia sering merasa tidak mampu untuk melanjutkan perjalanan karir sepakbolanya karena keadaan ekonomi keluarganya.

Namun rekan-rekan dalam klubnya menganggap Marcelo sebagai ‘perhiasan mahkota’ klub yang sangat berharga dan berhasil meyakinkan Marcelo untuk melanjutkan karirnya sebagai pemain sepakbola.

Marcelo bergabung dengan Real Madrid pada musim transfer di bulan Januari 2007.

Pada musim 2007-2008, yakni di masa debutnya bersama Real Madrid, Marcelo telah bermain di hampir semua pertandingan dalam semusim, dibawah arahan manajer Bernd Schuster.

Kemampuan dan tekniknya, kecepatan berlari, serangan dan pertahanannya yang sangat baik menjadikannya sebagai pemain yang sangat penting untuk Real Madrid.

Marcelo tidak mampu memberikan performanya yang baik di tahun 2009, dan hal itu membuatnya harus duduk di bangku cadangan selama musim 2008-2009.

Baca juga: Hasil Juventus vs Real Madrid di Pramusim AS, Anak Presiden Cetak Gol Debut Kala Skor Akhir 2-1

Manajer Juande Ramos menurunkan Marcelo di posisi sayap dalam beberapa pertandingan dan mengatakan bahwa dalam karir Marcelo selanjutnya, ia akan bermain di posisi sayap, namun akan diposisikan sebagai bek jika memang diperlukan.

Dibawah arahan pelatih Manuel Pellegrini sepanjang musim 2009-2010, Marcelo selalu bermain sebagai starter dan diturunkan di sisi kiri lapangan, berperan sebagai pemain penyerang serta bertahan.

Ia tetap diturunkan sebagai sayap kiri oleh Pllegrini dan berhasil mengantarkan Real Madrid mencapai posisi puncak klasemen La Liga.  

Penampilan sukses yang ditunjukkan selama tahun 2008-2010 oleh Marcelo berbuah dengan perpanjangan kontrak yang mengikatnya sampai Juni 2015.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved