Berita Viral
Viral Penemuan Sarang Ratusan Ular Dalam Batang Pohon Sawit di Sambas, Isi Telur Bikin Merinding
Viral di Instagram dibatang sawit terdapat ratusan anak ular baru menetas, begini penampakannya yang bikin terkejut
Penulis: Danti Ayu Sekarini | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID - Dikira hanya batang pohon sawit yang mengering, siapa sangka ternyata terdapat ratusan anak ular baru menetas bersarang di dalam tumbuhan tersebut.
Ratusan anak ular berjenis phyton tersebut juga ditemukan dengan puluhan cangkang telur yang sudah menetas di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat..
Penemuan sarang berisi ratusan anak Ular Phyton tersebut Viral di Instagram usai diunggah oleh akun @in_formania, Senin (2/8/2023).
Dalam video yang beredar terlihat sejumlah warga tengah berkumpul di dekat batang pohon sawit berdiameter kurang lebih 45 CM.
Batang pohon yang tergeletak di tanah tersebut tampak lapuk dan sudah mengering.
Baca juga: Viral Dikira Uang Rp 20 ribu, Seorang Pedagang Kena Tipu Pecahan Rp 2 ribu yang Disulap Begini
Baca juga: Viral Pelaku Pencurian Pakaian Dalam Terekam Kamera CCTV di Kudus, Beraksi Malam Jumat
Namun setelah didekati, ternyata batang pohon sawit itu berisi ratusan anak ular phyton yang diduga baru saja menetas.
Pasalnya di sekitar ratusan ular phyton tersebut masih ada sejumlah cangkang telur yang baru menetas.
"Guys asli guys, Yaa Allah berarti induknya ada, induknya mana guys? subhanallah," ucap wanita yang merekam video tersebut.
Warga lain yang turut menyaksikan penemuan sarang ular tersebut juga tampak kaget.
“Banyak banget ularnya, itu endognya segitu banyaknya,” ucapmua
Anak ular phyton berwarna hitam dengan motif sanca batik tersebut tampak bergeliat dan saling bertumpukan.
Dilihat dari dekat ratusan anak ular tersebut memiliki diameter tubuh sekitar 5 CM dengan panjang mencapai 30 CM.
Baca juga: Viral Bocah di Kendari Histeris Saat Lihat Isi Celengan Usai Nabung Selama Setahun, Hilang Misterius
Baca juga: Viral Kondisi Tragis Ular Piton Mati Akibat Kekenyangan di Singgersing Aceh, Penampakan Perut Ngeri
* 5 Jenis Ular yang Tak Berbahaya
Inilah kelima jenis-jenis ular tak berbisa yang hidup di Indonesia, ada ular piton yang tetap berbahaya.
1. Ular Kepala Dua
Ular kepala dua (Cylindrophis ruffus) adalah spesies yang tidak berbisa dan hanya memiliki satu kepala.
Ular ini memilikir ekor yang pendek, ekor dan kepala bentuknya sama-sama tumpul.
Ia melindungi diri dari serangan apapun dengan menegakkan ekornya yang mirip kepala itu.
Sedangkan kepalanya yang asli disembunyikannya di bawah gulungan badannya.
Inilah sebabnya ular ini dinamakan ular kepala dua, ular ini aktif di malam hari dan akan memangsa hewan lainnya yang berukuran kecil.
Seperti bayi mamalia, kadal, dan cacing tanah dan ini tidak berbahaya bagi manusia.
Ular ini umumnya menghuni hutan-hutan dataran rendah yang lembap, kebun, serta lahan-lahan pertanian seperti wilayah Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Bacan di Maluku.
2. Ular Cecak
Ular cecak (Lycodon capucinus) yang dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai Common Wolf Snake.
Ular ini disebut sebagai ular rumah, karena sering dijumpai di dalam rumah.
Secara umum, panjang ular cecak dewasa adalah sekitar 400-500 milimeter dengan tubuh yang ramping dan dapat bergerak dengan gesit.
Gigi ular ini memanjang seperti taring serigala yang berada di bagian muka rahangnya.
Ular ini memang tidak berbisa, tetapi jika diganggu ular ini akan menggigit.
Gigitan ular cecak cukup menyakitkan karena taring yang dimilikinya.
Namun gigitan ular cecak hanya mengakibatkkan pedih dan sedikit berdarah.
Di Indonesia kita dapat menemukan ular cecak di Kalimantan, Jawa, Bali, Sumatra, Sumbawa, Sumba, Flores, Timor, dan Sulawesi.
Mangsa dari spesies ini adalah cecak, sesuai dengan namanya.
Ular ini juga aktif di malam hari dan sering kali menjalar di atas tanah.
Ular cecak mampu memanjat pohon, tebing, dan dinding berbatu.
Pada siang hari ular ini lebih memilih tidur dan bersembunyi di bawah tumpukan kayu, batu atau sudut-sudut rumah.
3. Ular Kawat
Ular kawat atau ular cacing (Indotyphlops braminus) adalah spesies reptil tak berkaki yang terkecil di dunia.
Ular ini memiliki tubuh yang sangat kecil, berwarna hitam berkilau, persis seperti kawat.
Panjang maksimal tubuhnya sekitar 20 sentimeter.
Namun jarang sekali ditemukan yang sepanjang itu, umumnya hanya berukuran 10 sentimeter.
Selain mirip sebuah kawat, berdasarkan bentuk dan perilakunya, ular ini mirip dengan cacing.
Dia sering berada di balik pot-pot tanaman, di bawah perabotan rumah, di bawah batu dan kayu yang rapuh.
Mangsa ular kawat yaitu berupa telur-telur semut, rayap, ulat, serangga kecil, dan cacing tanah.
Dia termasuk ular yang tidak berbisa dan hanya bisa menelan mangsa yang berukuran kecil.
4. Ular Pelangi
Ular (Xenopeltis unicolor) memiliki tubuh yang berwarna cokelat atau abu-abu kehitaman berkilau seperti warna pelangi jika terkena cahaya.
Panjang tubuhnya dapat mencapai 1 meter, tetapi umumnya hanya 80 sentimeter dengan ekor yang pendek.
Ular pelangi hidup di daerah yang lembap dan berawa, seperti sekitar pantai, sungai, persawahan, sungai, serta daerah hutan.
Mangsa ular pelangi adalah kodok, kadal, dan jenis-jenis ular yang lain.
Dia aktif di siang dan malam hari. Ular ini tidak berbisa dan tidak berbahaya karena jika ditangkap dia tidak menggigit. Ular ini juga jinak dan mudah untuk dipelihara.
Tetapi ular pelangi akan menggetarkan ekornya dengan kuat dan mengeluarkan cairan berbau yang membuat mual jika tubuhnya dipegang.
5. Ular Piton
Ular piton atau sanca kembang (Phyton reticulatus) adalah yang bertubuh besar dan terpanjang dibandingkan ular lainnya.
Panjang ular ini dapat mencapai 10 meter dan merupakan ular terpanjang di dunia.
Mangsa utama dari ular piton ini adalah burung, mamalia kecil, dan reptil lain seperti biawak.
Ular yang bertubuh kecil akan memangsa ikan, kodok, dan kadal.
Sedangkan ular yang bertubuh besar akan memangsa monyet, anjing, rusa, babi hutan, bahkan manusia.
Apabila mereka tak sengaja mengganggu atau menghampiri tempatnya.
Ular piton memang tidak berbisa, tetapi dapat melumpuhkan mangsanya dengan melilitnya kuat hingga tubuhnya remuk dan mati kehabisan napas.
Setelah mati, mangsa akan ditelan secara utuh mulai dari kepalanya.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post
pohon sawit
Kabupaten Sambas
Kalimantan Barat
ular
Ular Phyton
cangkang telur
Viral di Instagram
Banjarmasinpost.co.id
Kondisi Jembatan Pulau Telo Penghubung Kalsel-Kalteng Diduga Alami Abrasi, Warganet Kuak Ada Retakan |
![]() |
---|
Modal Kuat Sosok Viral Salsa Erwina Hutagalung yang Berani Tantang Debat Anggota DPR Ahmad Sahroni |
![]() |
---|
Rekam Jejak dan Duduk Perkara Dugaan KDRT Ustadz Evie Effendi: Dilaporkan Ludahi Anak Perempuanya |
![]() |
---|
Viral Pernikahan Pasangan Pengantin Remaja di Karang Intan, Resepsi Berlangsung Meriah |
![]() |
---|
Viral Ibem Bocah yang Taklukkan Puncak Tertinggi Kalsel Gunung Halau-halau, Lintasi Jalur Ekstrem |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.