Berita Viral

Viral di Sosmed Pria Bercelana Loreng Pukul Tukang Parkir, Direspon Cepat Kapuspen TNI

Viral di sosmed video seorang pria bercelana loreng diduga oknum tentara memukul tukang parkir di jalan hingga direspon Kapuspen TNI.

Editor: Edi Nugroho
Kolase Tribunnews (Ig @bobbynainggolan96-@ahmadsahroni)
Viral di sosmed video seorang pria bercelana loreng diduga oknum TNI memukul tukang parkir di jalan.. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Viral di sosmed video seorang pria bercelana loreng diduga oknum TNI memukul tukang parkir di jalan.

Video ini langsung direpson cepat Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda, Julius Widjojono.

Julius Widjojon mengaku belum mengetahui apakah pria dalam video tersebut, merupakan anggotanya atau bukan.

Baru-baru ini beredar video seorang pria yang memukul tukang parkir di jalan, viral di media sosial.

Baca juga: Viral Penampakan Ribuan Kutu Bersarang di Rambut Bocah asal Trenggalek Jawa Timur, Bikin Merinding

Baca juga: Viral Aksi Saling Senggol Dua Truk di Jalan Raya Grobogan, Bikin Bahaya Pengemudi Lain 

Dalam video, terlihat pria tersebut mengenakan celana loreng.

Banyak yang menduga pria itu oknum TNI.

Namun, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda, Julius Widjojono, mengatakan pihaknya belum mengetahui apakah pria dalam video tersebut, merupakan anggotanya atau bukan.

"Pertanyaannya siapa orang itu? Apakah yakin dia TNI?" tanya Julius, dilansir TribunJateng.com.

Julius menyebut, bahwa celana loreng yang dipakai pria di video itu bisa dibeli di pasaran.

Namun, ia menegaskan, jika pria tersebut terbukti anggota TNI, maka pihaknya tak segan untuk menindak tegas.

"Celana seperti itu bisa dibeli di Pasar Senin atau pasar-pasar lainnya?" kata Julius.

"Jika itu TNI Pasti akan ditindak tegas," imbuhnya,

Baca juga: Viral Momen Lucu Kesabaran Para TNI Diuji Saat Latih Pasukan Linmas di Tangerang, Bikin Ngakak

Baca juga: Viral Seorang Wanita di Aceh Nekat Terjun ke Laut dari Kapal, Begini Nasibnya Saat Ditemukan Nelayan

Julius pun meminta untuk menanyakan ke pengunggah terkait video tersebut.

Sebab, menurutnya, akan lebih baik jika pengunggah video dapat memberikan keterangan yang jelas mengenai peristiwa tersebut.

"Tanyakan dia (pengunggah video), syukur-syukur dapat nama satuannya," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved