Bumi Sarabakawa

Kabupaten Tabalong Unggulkan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat

Pada 2022, Kabupaten Tabalong masuk dalam kategori sangat inovatif dan mendapat peringkat empat besar dari 415 kabupaten di seluruh Indonesia.

Tayang:
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
ISTIMEWA
Bupati H Anang Syakhfiani menerima penghargaan atas inovasi Kanda Tani di Kabupaten Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Tiga tahun belakangan, yakni dimulai sejak 2020 hingga 2023, jajaran SKPD di Kabupaten Tabalong aktif menciptakan inovasi daerah. 

Berdasarkan data Perkembangan Inovasi Daerah dari Badan Perencanaan Daerah Penelitian dan Pembangunan Kabupaten Tabalong, pada 2020 belum ada inovasi yang dikirimkan, sehingga indeks inovasi masuk dalam kategori kurang inovatif.

Lalu pada 2021, ada 34 inovasi yang dikirimkan dengan indeks inovasi sangat inovatif.

Berlanjut pada 2022, ada 98 inovasi yang dikirimkan dan masuk dalam kategori sangat inovatif yang menjadikan Kabupaten Tabalong mendapat peringkat empat besar dari 415 kabupaten di seluruh Indonesia. 

Sementara pada tahun 2023, ada 175 inovasi yang dikirimkan dan saat ini masih dalam tahap validasi.

Dari ratusan inovasi yang tersedia, disampaikan oleh Kepala Bapedalitbang Tabalong, Noor Rifani, ada beberapa inovasi unggulan yang terkait langsung secara tematik dan dampak indikator makro. 

"Pertama, untuk mendukung Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tersedia inovasi Langsat Manis yaitu Layanan Angkutan Gratis untuk Masyarakat dan Pelajar," kata Noor Rifani. 

Dengan adanya inovasi ini membuat IPM, khususnya pendidikan semakin meningkat.

Karena, gratis pengeluaran atau ongkos jadi pendapatan masyarakat tidak berkurang, sehingga pendapatan masyarakat semakin tinggi dan angka kecelakaan lalulintas  pelajar menjadi turun.

Lalu ada pula inovasi Lentera Kerang Emas yang merupakan inovasi pemberian kredit nol persen dalam rangka mengurangi masyarakat terjebak rentenir. 

Hal ini, kata Noor Rifani, dilakukan melalui kredit gerbang emas oleh BPR Tanjung Bersinar untuk permodalan kepada masyarakat dengan syarat mudah dan bunga nol persen, sehingga rentenir bisa ditekan masyarakat bisa berusaha dan pendapatan masyarakat meningkat. 

Selain itu, ada Perum Kanda Tani, yaitu dimana Perusda membantu petani dengan cari membeli beras petani di atas Harga Eceran Tertinggi dan kemudian menjual kembali kepada pemerintah lebih murah dari Bulog.

Sehingga, lanjutnya, pendapatan petani meningkat dan masyarakat penerima beras terbantu yang berdampak pada penekanan inflasi dan pendapatan petani bertambah.

Sedangkan upaya yang sudah dilakukan untuk meningkatkan inovasi daerah Bapedalitbang, di antaranya membentuk klinik inovasi Kabupaten Tabalong, Coaching Clinic inovasi berupa inovasi pelayanan publik, inovasi tata kelola pemerintahan, dan inovasi dalam bentuk lainnya.

Kemudian, secara rutin menyelenggarakan bimbingan teknis dan sosialisasi inovasi daerah kepada seluruh SKPD/inovator di Kabupaten Tabalong dan menyelenggarakan lomba inovasi daerah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved