Kabut Asap Kepung Kalsel
Buntut Kabut Asap Melanda Kalsel, Terjadi Lonjakan Kasus ISPA, 3 Bulan Tercatat 189.111 Kasus
Akibat kabut asap menyelimuti wilayah Kalimantan Selatan beberap[a bulan ini kasus ISPA mengalami peningkatan
BANJARMASINPOST.CO.ID- Kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus meningkat. Kondisi ini disebabkan kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
“Selain kabut asap, meningkatnya kasus ISPA juga lantaran debu,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel dr Diauddin, Sabtu (9/9).
Diauddin menerangkan kenaikan kasus ISPA terjadi sejak tiga bulan lalu. Total tiga bulan terakhir 189.111 kasus.
Banjarmasin menjadi daerah yang paling parah dengan 36.082 kasus. Disusul Banjar 26.237 kasus, Banjarbaru 22.910 kasus, Hulu Sungai Tengah 17.699 kasus dan Kotabaru ada 13.445 kasus. Selanjutnya, Balangan 12.174 kasus, Hulu Sungai Selatan 11.584 kasus, Hulu Sungai Utara 10.267 kasus. Di Tabalong kasus ISPA sebanyak 9.875, Tanahbumbu 9.)Kendati demikian, Diauddin meyakini kasus ISPA tahun ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Baca juga: Kabut Asap Selimuti Wilayah Kalsel, Disdikbud Intruksikan Siswa Gunakan Masker
Baca juga: Info Cuaca Banjarmasin dan 32 Kota Minggu 10 September 2023, Waspada Medan dan Jambi
Namun demikian dia mengimbau wagra agar selalu menggunakan masker saat di luar ruangan.
“Memperbanyak minum air putih juga sangat dianjurkan. Selain menghilangkan dahaga, air putih juga dapat menjaga stamina tubuh,” imbaunya.
Musim kemarau panjang yang melanda Indonesia termasuk Kalsel telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat. Salah satunya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.
Pemerintah Provinsi Kalsel terus melakukan berbagai langkah menangani karhutla. Untuk menguatkan langkah, digelar Apel Mitigasi Penanganan Karhutla serta Kekeringan di halaman Kantor Gubernur, Banjarbaru, Sabtu pagi.
“Dalam situasi seperti ini kita harus bersatu dalam semangat gotong royong dan peduli sesama. Saya mengajak Pasukan Elang Darat Karhutla, bersama seluruh SKPD dan ASN di lingkungan Pemprov Kalsel untuk berperan aktif dalam upaya mitigasi ini” kata Gubernur Sahbirin Noor saat memimpin apel.
Dia pun meminta pasokan air bersih ke lokasi kekeringan diperhatikan. Pada kesempatan itu pula, Paman Birin meminta kepada Bupati/Walikota se-Kalsel juga turut siaga dalam penanganan karhutla dan kekeringan.
Setelah apel selesai, Paman Birin juga mengecek kondisi peralatan dan sarana prasarana masing-masing SKPD. Ia memastikan bahwa peralatan tersebut dalam kondisi prima, siap mendukung penanganan bencana, dan dapat menyelamatkan nyawa serta lingkungan. (msr)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Kabut-asap-menyelimuti-kawasan-Jalan-Gubernur-Syarkawi.jpg)