Yayasan Adaro Bangun Negeri
Nada Jadi Sarjana Pertama Dalam Keluarga, Salah Satu Penerima Beasiswa IBLF batch 2
Inilah Nada Agustina, salah satu dari 125 penerima beasiswa IBLF batch 2 dari Adaro, ia merupakan sarjana pertama dalam keluarga
BANJARMASINPOST.CO.ID - UCAPAN syukur disampaikan oleh Nada Agustina yang pada Juli 2023 lalu diwisuda sehingga resmi menyandang gelar sebagai seorang sarjana. Ya, Nada tidak lain satu dari 125 penerima beasiswa IBLF batch 2 yang ikut dilepas pada kegiatan seremonial yang dilaksanakan di Gedung Lecture Teather Building Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM, Senin (19/9) sore.
Nada sendiri menjalani perkuliahan pada 2019 di program studi Statistika di FMIPA ULM dan berhasil menyelesaikan studinya.
Dan hanya sekitar satu bulan setelah diwisuda, Nada pun saat ini tercatat bekerja di sebuah Perusahaan swasta di Kabupaten Banjar. Kepada BPost, Nada mengaku sangat bersyukur bisa menjadi penerima beasiswa IBFL dari Adaro tersebut.
Pasalnya berkat beasiswa tersebut, dirinya pun menjadi sarjana pertama yang ada di lingkungan keluarganya.
"Saya sarjana pertama di dalam keluarga. Kakak saya yang pertama hanya lulus SD, dan kakak saya yang kedua hanya lulus SMA. Ayah saya ojek konvensional dan ibu saya hanya ibu rumah tangga," ujar perempuan asal Desa Sungai Tabuk Kota, Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar ini.
Baca juga: Si Kembar Lulus dari Beasiswa Indonesia Bright Future Leaders, Adaro Melepas Penerima Beasiswa
Baca juga: Rektor Minta Mahasiswa Harus Siap Berkompetisi, Terima Rp 11,8 Miliar Beasiswa dari Adaro
Nada menerangkan juga bahwa lingkungan keluarga yang masih berpendidikan rendah ini pun menjadi salah satu motivasinya dalam menyelesaikan perkuliahan melalui fasilitas beasiswa IBFL. "Itu menjadi motivasi saya, dan ada harapan dari keluarga yang harus diwujudkan," katanya.
Selama menjalankan studinya, Nada pun termasuk yang beruntung karena sempat ikut diberi kesempatan magang di CSR Departement PT Adaro Energy Indonesia di Jakarta sebelum lulus pada 2022.
Pengalaman ini begitu berkesan bagi Nada, karena selain bisa magang di Jakarta, dirinya pun akhirnya bisa merasakan naik pesawat. "Sebelumnya saya belum pernah naik pesawat, dan saat magang ke Jakarta itulah untuk pertama kalinya naik pesawat," pungkasnya.(AOL)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Nadia-Agustina-satu-dari-125-penerima-beasiswa-IBLF-batch-2-dari-Adaro.jpg)