PT Arutmin Indonesia

PT Arutmin Indonesia Tambang Satui Dukung Kelestarian Permainan Tradisional Balogo

Pegiat olahraga balogo Kecamatan Satui, menggelar perlombaan permainan tradisional balogo tingkat Kecamatan Satui, Angsana dan Kintap

Tayang:
Editor: Edi Nugroho
PT Arutmin Indonesia
Pegiat olahraga balogo Kecamatan Satui, menggelar perlombaan permainan tradisional balogo tingkat Kecamatan Satui, Angsana dan Kintap, Sabtu (23/9/2023), di SMAN 1 Satui, Tanahbumbu (Tanbu). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pegiat olahraga balogo Kecamatan Satui, menggelar perlombaan permainan tradisional balogo tingkat Kecamatan Satui, Angsana dan Kintap, Sabtu (23/9/2023), di SMAN 1 Satui, Tanahbumbu (Tanbu).

Penyelenggaraan perlombaan ini bertujuan agar dapat memperkenalkan kembali permainan tradisional dalam hal ini Balogo, khususnya kepada generasi muda di wilayah Satui, Angsana hingga Kintap. Perlombaan Balogo ini diikuti sebanyak 13 sekolah tingkat SD/Sederajat hingga SMA/Sederajat.

Kegiatan ini selaras dengan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Arutmin Indonesia Tambang Satui bidang Sosial Budaya, dimana perusahaan mempunyai tanggung jawab dalam melestarikan kegiatan yang berkaitan dengan kesenian, budaya, dan permainan tradisional.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini dapat tumbuh rasa bangga terhdap permainan tradisional, sehingga lahir generasi muda yang akan terus melestarikan permainan tradisional ini,” ujar Aries Dwi Saputera selaku Community Development (CD) Supervisor, PT Arutmin Indonesia Tambang Satui.

Baca juga: Alasan Kuat MUI Nyatakan Pewarna Makanan dari Serangga Halal, Banyak Pihak Mendebat

Baca juga: Dapat Meningkatkan Kontribusi dalam Pembangunan Daerah Kalsel, Bank bjb Pindah ke Kantor Baru

Diketahui, Balogo merupakan salah satu nama jenis permainan tradisional Suku Banjar di Kalimantan Selatan. Nama Balogo diambil dari kata logo, yaitu bermain dengan menggunakan alat logo.

Logo terbuat dari bahan tempurung kelapa dengan ukuran garis tengah sekitar 5-7 cm dan tebal antara 1-2 cm dan kebanyakan dibuat berlapis dua yang direkatkan dengan bahan aspal atau dempul supaya berat dan kuat.

Bentuk alat logo ini bermacam-macam, ada yang berbentuk bidawang (bulus), biuku (penyu), segitiga, bentuk layang-layang, daun dan bundar.

Dalam permainannya harus dibantu dengan sebuah alat yang disebut panapak atau kadang-kadang di beberapa daerah ada yang menyebutnya dengan campa, yakni stik atau alat pemukul yang panjangnya sekitar 40 cm dengan lebar 2 cm.

Baca juga: Daftar Artis Diduga Promosikan Judi Online Makin Panjang, Cupi Cupita 6 Jam Diperiksa Polisi

Pegiat olahraga balogo Kecamatan Satui, menggelar perlombaan permainan tradisional balogo tingkat Kecamatan Satui, Angsana dan Kintap, Sabtu (23/9/2023), di SMAN 1 Satui, Tanahbumbu (Tanbu).
Pegiat olahraga balogo Kecamatan Satui, menggelar perlombaan permainan tradisional balogo tingkat Kecamatan Satui, Angsana dan Kintap, Sabtu (23/9/2023), di SMAN 1 Satui, Tanahbumbu (Tanbu). (PT Artumin Indosiaa)

 

Fungsi panapak atau campa ini adalah untuk mendorong logo agar bisa meluncur dan merobohkan logo pihak lawan yang dipasang saat bermain. Permainan Balogo ini bisa dilakukan satu lawan satu atau secara beregu.(aol).

Pegiat olahraga balogo Kecamatan Satui, menggelar perlombaan permainan tradisional balogo tingkat Kecamatan Satui, Angsana dan Kintap, Sabtu (23/9/2023), di SMAN 1 Satui, Tanahbumbu (Tanbu).
PT Arutmin Indonesia. (AOL).

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved