Berita Tanahlaut

Api Nyaris Lumat Rumah di Kawasan Telagadaim Pelaihari, Tilam dan Kipas Angin Tinggal Rangka

Warga di kawasan Telagadaim, Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mendadak menyusul api yang berkobar.

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/idda royani
WARGA berkerumun di sekitar rumah M Ali Zainal Abidin yang nyaris lumat terbakar, Minggu (1/10) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Warga di kawasan Telagadaim, Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (1/10/2023) siang, sontak dibuat geger. Ini menyusul kemunculan api di sebuah rumah setempat.

Rumah tersebut milik Muhammad Ali Zainal Abidin yang berada di Gang Amanah 3 Jalan Penerangan RT 10 RW 1. Letaknya di belakang permukiman Pintu Air, Pelaihari.

Lingkungan setempat masih jarang rumah penduduk. Hanya ada satu rumah yang persis bersebelahan di sisi kanan serta di belakang sisi samping kiri berjarak sekitar 10 meter.

Di kanan kiri lingkungan Gang Amanah 3 tersebut masih banyak lahan kosong. Sebagiannya berupa semak belukar.

Baca juga: Ratusan Peserta Ikuti Lomba Tahfidz Al Mujahidin, Wali Kota Banjarmasin Beri Pesan Kepada Orangtua

Baca juga: Padamkan Api yang Melumat Semak di IPLT Tapin, Petugas Berulang Kali Isi Ulang Tangki

Beruntung petugas pemadam bergerak cepat sehingga api tak sempat membesar dan berhasil dipadamkan. Petugas melakukan pembasahan dari atas atap dan dari dalam rumah.

Api menyala di ruang tengah samping kiri dekat jendela. Di ruangan kecil berukuran sekitar 3x4 meter itu ada tilam tempat tidur, kipas angin, dan colokan listrik.

Barang-barang itu pun lumat terbakar dan cuma tersisa bangkai rangkanya saja. Sementara itu kusen jendel samping yang terbuat dari kayu sebagian juga telah terbakar.

Begitu pula sebagian dinding di sekitar jendela juga menghitam bekas jilatan api. Satu unit mata lampu yang berada di atas ruangan itu terlepas namun masih terikat kabel. Dudukan bola lampunya terbakar.

Dalam waktu singkat, kabar kebakaran itu cepat menyebar sehingga cukup banyak warga yang berdatangan ke lokasi untuk melihat dari dekat. Termasuk kalangan anak-anak. Petugas pun meminta anak-anak itu menjauh dari lokasi.

Baca juga: Kunci Jawaban UPS IPAS Kelas 4 SD Semester 1, 40 Soal Pilihan Ganda Kurikulum Merdeka

Belum diketahui apa pemicu munculnya api tersebut. "Apakah dari colokan listrik ini atau dari mana, saya tidak tahu karena sedang tak ada di rumah," ucap Ali.

Saat itu dirinya bersama istri sedang berada di tempat hajatan tetangga berjarak sekitar 300 meter. Sedangkan anak Ali sedang berjalan ke tempat teman.

Sekitar waktu zhuhur, ia kaget ketika mendapat telepon dari temannya yang mengiformasikan ada api di rumahnya. Ia pun bergegas menuju rumahnya dan begitu tiba telah melihat petugas pemadam yang melakukan pembasahan.

Warga setempat mengapresiasi gerak cepat dan kesigapan petugas pemadam sehingga api tak sempat membesar. "Untung konstruksi rumah Paman Ali beton. Kalau saja kayu, waduh bisa-bisa sudah habis terbakar," ucap beberapa warga.

(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved