Tajuk

Bongkar Pasang Bacaleg

Tak masalah bagi parpol diberi predikat sebagai tukang bongkar pasang bacaleg Pemilu 2024. Segala cara digunakan untuk meraih kursi di legislatif.

Editor: Alpri Widianjono
BPost Cetak
Tajuk Bpost 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemilu 2024 kian dekat. Tiap partai politik jauh-jauh hari telah mempersiapkan kadernya untuk menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) yang akan bertarung pada Februari tahun depan.

Hitung-hitungan awal sudah mantap. Termasuk soal target suara yang akan diperoleh setiap kader.

Namun fenomena orang baru yang tiba-tiba jadi kader dan muncul jadi bacaleg, hanya parpol yang tahu persis alasannya.

Sedangkan masyarakat hanya bisa bertanya-tanya dan tak sedikit yang menduga-duga, baik secara positif atau malah negatif.

Bahkan, menjelang berakhirnya tahapan masa pencermatan rancangan Daftar Calon Tetap (DCT), pada 3 Oktober lalu, masih ada saja parpol yang ingin mengganti bacalegnya.

Sepertinya, tak masalah bagi parpol diberi predikat sebagai tukang bongkar pasang bacaleg.

Kader si A tergusur hingga memunculkan masalah di internal parpol.

Muncul orang lain sebagai pengantinya yang betul-betul baru.

Lalu, kader B ternyata mundur tanpa sebab yang jelas, dan lagi-lagi hanya parpol yang tahu persisnya.

Dari semua itu, seakan-akan transparansi diabaikan, dianggap tidak penting. Masyarakat jadi penonton belaka, tak wajib tahu.

Pengganti kader A dan B pun tidak diketahui sosoknya oleh masyarakat.

Padahal, para pengganti itu adalah calon wakil rakyat, tapi tak dikenal rakyat.

Demi meraih kursi di legislatif, sepertinya segala cara dilakukan parpol.

Tak peduli dengan penilaian buruk di masyarakat. Inilah yang terjadi.

Sekarang, semua bacaleg sedang diproses untuk masuk dalam daftar tetap.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved