Semesta Mencegah Stunting

Donasi Stunting CIMB Niaga Syariah Terjamin Aman

CIMB Niaga Syariah tercatat menjadi perbankan syariah nomor dua terbesar di Indonesia per 2022.

Editor: Alpri Widianjono
Tribunnews/Lendy Ramadhan
Pelaksana Harian Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Yukki Nugrahawan, dan Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P Djajanegara, bersama Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P Djajanegara, menyampaikan program donasi stunting untuk memberantas stunting dijamin keamanannya.

Hal itu, sekalipun di tengah situasi tahun politik Indonesia menjelang pemilu pilpres dan gangguan stabilitas geopolitik.

“Saya pikir semua pengusaha memiliki progran CSR masing-masing. Termasuk kita program donasi CIMB Niaga Syariah itu tidak akan merugikan nasabah yang menempatkan dana di kami,” kata Pandji dalam wawancara eksklusif dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Kantor Tribun Network, Palmerah, Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Baca juga: Kamar Dagang Indonesia Berharap Calon Pemimpin Bisa Entaskan Stunting

Menurutnya, nasabah tidak perlu khawarir berapapun besaran dana yang dimasukkan ke dalam program CIMB Niaga Syariah.

“Yang menggelar donasi perbankannya sendiri kok jadi tidak perlu khawatir kalau bergotong royong pasti beres,” tuturnya.

CIMB Niaga Syariah tercatat menjadi perbankan syariah nomor dua terbesar di Indonesia per 2022.

Baca juga: CIMB Niaga Syariah Gotong Royong Cegah Stunting

Pandji mengatakan 20 persen dari aset CIMB Niaga sudah dalam bentuk syariah.

“Pada waktu kita menawarkan produk layanan kepada nasabah, kita lebih dulu menawarkan produk dalam bentuk syariah,” katanya.

CIMB Niaga Syariah terus mendorong akses pembiayaan kepada nasabah dan mendukung terciptanya ekonomi syariah secara inklusif.

Baca juga: Kadin: Pemberdayaan UMKM Berperan Penting Atasi Stunting

Pandji menilai sejauh ini masih ada stigma dari masyarakat yang memandang perbankan syariah tidak semudah perbankan konvensional.

“Saya pikir pemerintah sudah sangat membantu dari sisi suplai dan diharapkan bisa membantu dalam sisi demand atau menciptakan pasar,” imbuhnya. (Tribun Network/Reynas Abdila)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved