Kriminalitas di Kaltim
Melawan dan Terus Berteriak, Gadis 24 Tahun di Samarinda Kaltim Lepas dari Rudapaksa
Seorang gadis di Palaran Samarinda lepas dari aksi rudapaksa yang dilakukan oleh teman sepermainan.
BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMARINDA - Seorang gadis di Palaran Samarinda lepas dari aksi rudapaksa yang dilakukan oleh teman sepermainan.
Meski demikian, korban mengalami penganiayaan saat melawan. Pelaku berinsial AK (19)., kabur saat korban berteriak minta tolong.
Aksi percobaan rudapaksa dan penganiayaan terjadi pada Jumat (10/11/2023) pukul 00.30 Wita, tepatnya saat korban tengah terlelap.
Merasa ada yang menindih tubuhnya, korban berinisial F (24) lantas terbangun.
Baca juga: Lelaki Gaek Dicokok Polisi, Ketahuan Rudapaksa Cucu Masih SD hingga Berkali-kali
Baca juga: Rudapaksa Gadis 22 Tahun di Pondok Kosong, Dua Warga Teluk Gosong Kotabaru Diringkus Polisi, 1 DPO
Benar saja, dia kemudian mendapati seorang pria tengah berada di atasnya.
Sontak F melepaskan diri, namun pelaku malah menjadi agresif.
Pelaku berkali-kali membanting tubuh korban di tempat tidur.
Tak mau kalah, F pun mencoba melawan dengan sekuat tenaga.
Hal itu justru membuat AK semakin kehilangan kesabaran. Dengan kekuatannya, ia menarik korban untuk turun dari tempat tidur.
Pelaku lantas membenturkan kepala gadis tersebut ke pintu kamar.
Meski merasa kesakitan, korban mencoba untuk bertahan.
Dirinya terus memberontak dan berteriak saat pelaku mencoba menindih tubuhnya kembali.
Pertahanan diri F akhirnya berhasil membuat pelaku kelabakan.
Tak ingin aksinya diketahui warga, pria itu pun melarikan diri.
Mendapat perlakuan tersebut, korban langsung mengadu kepada keluarganya yang tinggal di belakang rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/AK-19-pelaku-penganiayaan-dan-percobaan-pemerkosaan-seorang-gadi.jpg)