Liga Italia

Kisah Dua Striker Inter Milan vs Juventus Adu Skill, Duel Lautaro Martinez dan Dusan Vlahovic

Kisah Dua Striker Inter Milan vs Juventus Adu Skill, Duel Lautaro Martinez dan Dusan Vlahovic di Liga Italia

Editor: Aprianto
MIGUEL MEDINA/AFP
Kisah Dua Striker Inter Milan vs Juventus Adu Skill, Duel Lautaro Martinez dan Dusan Vlahovic di Liga Italia 

Musim ini, pemain berusia 26 tahun itu mencetak rata-rata 0,96 gol per 90 menit, 3,55 tembakan per 90, 2,88 operan progresif per 90, dan 0,58 xG per 90.

Striker asal Argentina ini tidak hanya mematikan ketika berada di area penalti.

Dia juga mampu membantu kemajuan permainan ke depan dan memastikan rekan satu timnya juga ikut beraksi.
Kemampuannya untuk mencegat bola dan menemukan ruang untuk menembak menunjukkan rasa lapar alaminya di lapangan.

Sebagai perbandingan, kisah Vlahovic di Juventus mengambil jalur berbeda.

Sekarang, dua tahun setelah transfernya yang bernilai sekitar €80 juta dari Fiorentina.

Striker Serbia itu akhirnya mulai membuktikan kualitasnya di bawah asuhan Massimiliano Allegri dan mulai membuktikan satu poin bulan ini.

Penyerang berusia 24 tahun ini telah mencetak 12 gol dalam 20 pertandingan liga musim ini, dengan enam gol di antaranya tercipta dalam empat pertandingan liga terakhir berturut-turut.

Meski mencetak gol lebih sedikit dibandingkan rekannya di Inter, angka-angka tersebut menunjukkan bahwa Vlahovic masih menjalani musim yang kuat di Juventus musim ini.

Dia rata-rata mencetak 0,75 gol per 90, 4,35 tembakan per 90, 0,50 xG per 90, dan 6,53 sentuhan di area penalti lawan per 90.

Striker asal Serbia ini telah menunjukkan dirinya percaya diri dan terkendali ketika berada di bawah tekanan di sepertiga akhir lapangan.

Mampu melepaskan tembakan meski dalam keadaan sulit, dan tampak produktif setelah lolos dari periode performa buruk yang ia derita sejak awal musim.

Dibandingkan dengan Lautaro, Vlahovic kurang berperan dalam membangun serangan, dengan rata-rata hanya menghasilkan 1,84 umpan progresif per 90 umpan, dan ia juga kurang terlibat dalam permainan bertahan, dan lebih banyak terisolasi di lini depan.

Dalam Derby d'Italia mendatang, Lautaro kemungkinan akan memainkan peran utama dalam pertandingan di Stadio Giuseppe Meazza, berusaha menginspirasi rekan satu timnya dan memimpin lini depan menuju kemenangan.

Vlahovic, di sisi lain, akan berusaha memanfaatkan peluang yang tepat, menunggu untuk menghukum kesalahan Inter di sepertiga pertahanan mereka.

(Banjarmasinpost.co.id)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved