Selebrita

Satu Kepalsuan Tamara Tyasmara Sedih Imbas Kematian Dante Dibongkar Keluarga YA, Beredar Video Party

Tamara Tyasmara terpukul atas kematian Dante yang ditenggelamkan Yudha Arfandi. Keluarga YA bongkar kepalsuan mantan istri Angger Dimas itu.

|
Editor: Murhan
Instagram @queenofcegil_
Tamara Tyasmara Asik Karaoke di Second Account IG. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Artis Tamara Tyasmara terpukul atas kematian Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante yang ditenggelamkan Yudha Arfandi.

Namun, keluarga Yudha Arfandi berpendapat lain terkait mantan istri Angger Dimas itu.

Bagi mereka, kesedihan Tamara Tyasmara dicap hanya tipuan semata.

Penyebabnya, mereka menemukan video ibu Dante itu kepergok party karaoke bersama teman-temannya.

Momen Tamara Tyasmara asik karaoke itu berdekatan dengan 40 hari meninggalnya sang anak, Dante.

Meski dalam unggahan Instagramnya @tamaratyasmara menunjukkan duka di pemakaman Dante, namun beretolak belakang dengan video yang bocor di media sosial.

Baca juga: Kini Berani Keluar Rumah, Ini Kondisi Tamara Tyasmara Usai 40 Hari Kematian Dante Anak Angger Dimas

Baca juga: Akui Penyakitan, Keisha Anak Pasha Ungu dan Okie Agustina Ini Kian Sibuk Selama Ramadhan

Ya, beredar video Tamara Tyasmara asik karaoke bersama teman-temannya di suatu tempat.

Pantauan Sripoku.com di akun TikTok @justicefordantekhalif, Tamara Tyasmara tampil mengenakan crop top cokelat dan celana hitam panjang.

Ia asyik menyanyi dan berjoget dengan iringan musik DJ.

Rupanya potongan video itu diduga sengaja disebar oleh keluarga Yudha Arfandi.

Keluarga Yudha Arfandi diduga tak terima sang kakak masuk penjara sementara Tamara Tyasmara bak bahagia di atas penderitaan orang lain.

"Oh ternyata punya second account dan begini bentuknya, tapi di real accountnya beda," tulis akun tersebut.

"Yang katanya ngga seneng karna keluarga saya nyinyir... hmm.. logikanya ada ngga sih yg mau abangnya dituduh pembunuh!!! NGGA ADALAH YANG TERIMA, mau netizen bahkan bentuk manusia manapun kita keluarga tidak akan ada yang terima!!! Kita akan tetap berusaha dan membuktikan bahwa itu semuanya adalah fitnah!! Padahal mbanya pasti tau abang saya tidak melakukan itu," tulisnya.

Tamara Tyasmara Asik Karaoke di Second Account IG.
Tamara Tyasmara Asik Karaoke di Second Account IG. (Instagram @queenofcegil_)

Dikutip dari YouTube Cumicumi, Senin (11/3/2024), Tamara Tyasmara berikan penjelasan soal dirinya yang kepergok karaoke.

Tamara Tyasmara menegaskan bahwa tempat tersebut yakni tempat makan sekaligus ada acara dengan teman-temannya.

"Tempat makan itu sebenarnya, dan kebetulan aku ada acara," kata Tamara Tyasmara.

Diakui Tamara, dirinya sempat diminta teman-temannya untuk maju dan bernyanyi bersama.

Sedangkan Tamara sendiri sebenarnya ingin menolaknya untuk menghindari sorotan dari netizen.

Adapun teman-temannya justru meminta Tamara untuk tak menghiraukan kata netizen.

"Terus aku dipaksa-paksa ayo sini maju, aku bilang aduh ntar netizen lihat nih akui gituin."

"Terus katanya nggak usah peduli-peduli gitu," terangnya.

Lantas Tamara pun tak mempermasalahkan jika dirinya viral dan menuai hujatan dari netizen.

Baca juga: Tamara Tyasmara Pusing Tak Bisa Luapkan Emosi Saat Saksikan Rekonstruksi Dante Ditenggelamkan

Terlebih ia sendiri yang paham dengan isi hatinya terkait kasus kematian anaknya tersebut.

"Cuman aku yang tahu doa aku apa , terus apa yang aku lakuin itu aku yang tahu."

"Jadi kayak ya udah lah terserah mau viral mau gimana aku nggak peduli," tandasnya.

"Aku juga nggak ngapa-ngapain, bukan di club kok," sambungnya.

Baca juga: Tinggalkan Ayu Ting Ting, Lettu TNI Fardhana Diwakili 2 Wanita Ini, Perlakuannya pada Bilqis Disorot

Baca juga: Pekerjaan Baru Ariel NOAH Saat Band NOAH Vakum, Kini Jadi Pesaing Raffi Ahmad Cs

Kuak Cita-cita Anak saat Bulan Puasa

Dikutip dari Tribunseleb, Tamara Tyasmara mengenang momen kebersamaan dengan putranya yang tahun lalu sedang belajar puasa.

Dia pun bercerita mengenai aktivitas yang biasa dilakukan Dante saat puasa.

Tamara Tyasmara mengungkapkan jika anaknya sangat senang memimpin doa buka puasa, serta suka ikut santap sahur.

"Main bersama apalagi buka puasa tuh biasanya Dante yang berdoa itu dia, doa buka puasa tuh dia," ungkap Tamara Tyasmara di TPU Jeruk Purut Jakarta Selatan, Minggu (10/3/2024).

Dia kemudian bercerita bahwa tahun ini ada keinginan besar Dante untuk berpuasa penuh.

Sebagaimana yang diketahui selama ini Dante hanya berpuasa setengah hari.

"Terus sahur juga dia ikut. Kebetulan tahun ini mau jadi puasa pertamanya Dante, selama ini belajar setengah hari," terus Tamara.

Namun nahas cita-cita Dante untuk berpuasa penuh tahun ini tinggal menjadi kenangan.

Tamara Tyasmara kini hanya bisa ikhlas atas takdir dari sang pencipta.

"Iya belum berpuasa (full) dan emang rencananya tahun ini," ucapnya.

"Kita sudah bahas juga sama Dante, kaka tahun ini puasa ya jadi emang dia mau dan dia juga rajin ikut sahur, buka bersama," kata Tamara Tyasmara.

Motif YA Sebenarnya

Polisi mengungkapkan alasan penyidik terkesan lama menentukan motif tersangka Yudha Arfandi (33) menenggelamkan anak artis Tamara Tyasmara, Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante (6).

“Ya pendalaman masih terus dilakukan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat ditemui di kantornya, Jumat (8/3/2024).

Ade menjelaskan, dalam sebuah proses penyidikan, penyidik mendalami kembali jika ada beberapa hal yang dinilai tidak sesuai.

“Sehingga sesuai antara keterangan saksi, keterangan tersangka, barang bukti, dan tempat kejadian perkara (TKP). Itu semuanya match. Jika ada yang tidak sesuai, itu didalami kembali. Ini masih terus dilakukan pendalaman,” ujar Ade.

Diketahui, Polisi telah menggelar rekonstruksi kasus kematian Dante pada Rabu, 28 Februari 2024.

“Total adegan yang kami laksanakan dalam rekonstruksi sebanyak 115 adegan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra di Kolam Renang Taman Tirtas Mas, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dalam rekonstruksi, Dante dibenamkan ke dalam air sebanyak 12 kali oleh Yudha yang merupakan kekasih Tamara.

Dante dibenamkan oleh tersangka tepat di sebelah putrinya yang juga ikut berenang dengan korban, yakni MMA.

Yudha disebut membenamkan Dante di dalam kolam sedalam 1,5 meter pada 27 Januari 2024.

Aksi itu dilakukan dengan memegang pinggang memakai kedua tangannya.

Setiap kali korban hendak menggapai tepi kolam tersangka berusaha menarik badan maupun kaki dari korban untuk terus berenang.

Akibat kejadian ini, sisa makanan dan buih keluar dari hidung serta mulut korban.

Dokter menyatakan, Dante meninggal kehabisan oksigen karena tenggelam. Kini, tersangka telah ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Terhadap Yudha Arfandi dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 76 c jo Pasal 80 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan atau Pasal 340 KUHP, dan atau Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan atau Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Kematian.

Dites Ahli Uji Kebohongan

Pada Rabu (6/3/3034), pemeriksaan melibatkan ahli poligraf atau ahli penguji kebohongan.

Mohon waktu melengkapi berkas dan ada dua ahli yang masih dikoordinasikan oleh penyidik, yaitu ahli gestur tubuh dan kriminolog," kata Ade Ary Syam.

Salah satu yang bakal dimintai keterangannya yaitu ahli gestur tubuh.

"Ada dua ahli yang dikoordinasikan oleh penyidik, ahli gestur tubuh dan kriminolog," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Minggu (10/3/2024).

Ade Ary menjelaskan, penyidik sebelumnya sudah meminta keterangan dari ahli poligraf pada Rabu (6/3/2024).

"Hari Rabu lalu telah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi, bekerja sama dengan saksi poligraf," ujar dia.

Dalam kasus ini polisi telah menetapkan Yudha Arfandi (33) yang merupakan kekasih Tamara sebagai tersangka kematian Dante.

Tersangka diduga menenggelamkan Dante di kolam renang hingga korban tewas.

Peristiwa dugaan pembunuhan itu terjadi di kolam renang di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (27/1/2024).

Yudha diduga telah menyusun rencana sebelum menghabisi nyawa anak kekasihnya itu.

"Terkait pembunuhan berencana tentunya nanti kami selaraskan keterangan-keterangan saksi yang ada. Namun dari pasal yang kita terapkan, kami sudah menerapkan Pasal 340 yang mana pasal pembunuhan berencana," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra, Selasa (13/2/2024).

Wira mengungkapkan, salah satu indikasi adanya perencanaan yaitu saat tersangka menyadari aksinya menenggelamkan Dante dipantau oleh lifeguard.

"Jadi ini seperti ada merencanakan kalau jangan sampai ketahuan dan betul-betul itu seolah-olah dikemas bahwa itu kematian daripada korban itu akibat tenggelam," ungkap dia.

Guna memperkuat pembuktian pasal terkait pembunuhan berencana, polisi akan meminta keterangan sejumlah saksi dan ahli.

"Termasuk kami akan melakukan pemeriksaan terhadap orang yang memiliki sertifikasi untuk melatih renang, maupun ahli di bidang renang," ujar Wira.

Momen Yudha berkali-kali membenamkan kepala Dante itu terekam CCTV yang ada di tempat kejadian perkara (TKP).

Sebelum membenamkan kepala Dante, Yudha lebih dulu menengok ke kiri dan kanan untuk memastikan tidak ada orang yang melihat aksinya.

"Modus operandi yang dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, bahwa tersangka melihat ke arah kanan dan kiri memastikan tidak ada orang yang melihat lalu kemudian membenamkan korban ke dalam kolam sebanyak 12 kali dengan durasi waktu bervariasi," kata Wira.

Wira mengungkapkan, durasi waktu terlama penenggelaman Dante yaitu selama 54 detik.

"Pertama 14 detik, 24 detik, empat detik, dua detik, 26 detik, empat detik, 21 detik, tujuh detik, 17 detik, delapan detik, dan 26 detik. Sedangkan yang terakhir adalah sebanyak 54 detik," ungkap Dirreskrimum.

Dalam kasus ini, Yudha disangkakan dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan terancam hukuman mati.

Sejak Sabtu (10/2/2024), polisi juga sudah resmi menahan Yudha di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Baca juga: Satu Masalah Besar Dewi Perssik Usai Lamaran Rully, Tessa Mariska Datangi Rumah Antar Surat Somasi

Baca juga: Isu Selingkuh dari Muzdalifah Bikin Fadel Islami Gusar, Kini Nasibnya Beda Dede Sunandar di Pileg

(Banjarmasinpost.co.id/Sriwijaya Post)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved