Breaking News

Serambi Ummah

Berangkat Pukul 04.00 Demi Isi Ceramah di Bulan Ramadhan 2024

Di Ramadan, kaum muslim dianjurkan perbanyak ibadah karena Allah janjikan banyak pahala di bulan mulia ini.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Mariana
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Ketua MUI Balangan, KH Muhammad Yusuf 

Oleh: Ketua MUI Balangan, KH Muhammad Yusuf

BANJARMASINPOST.CO.ID - TIAP Ramadan, kaum muslim dianjurkan perbanyak ibadah karena Allah janjikan banyak pahala di bulan mulia ini. Seperti yang disampaikan Ketua MUI Balangan, KH Muhammad Yusuf.

Sejak sebelum Ramadan 1445 Hijriah, sudah banyak yang meminta dia mengisi ceramah agama. Dia pun secara senang hati menerima undangan tersebut sesuai urutan yang masuk lebih dulu.
Lebih jauh mengenai aktivitas dia, berikut petikan wawancara dengan Serambi UmmaH.

Apa kegiatan yang dilaksanakan selama Ramadan 1445 Hijriah ini?
Selain jalankan tugas pokok dan fungsi sebagai Ketua MUI Balangan, saya juga mengisi ceramah di beberapa tempat. Dimana saja. Ketika jadwal masih kosong, saya akan terima meskipun lokasinya jauh. Kegiatan ini menjadi momen paling tepat untuk berikan ceramah secara lebih luas di masyarakat.

Bagaimana perjuangan memberikan ceramah kepada masyarakat?
Waktu yag biasanya dipilih oleh para pengurus masjid atau majelis pengajian adalah setelah subuh dan menjelang buka puasa. Ada yang meminta untuk ceramah di Kecamatan Awayan untuk mengisi setelah salat subuh, jadi berangkat dari rumah sejak pukul 04.00 Wita. Alhamdulillah berjalan lancar.

Apa yang dirasakan setelah memberikan ceramah?
Ramadan menjadi momen paling tepat untuk tingkatkan pengetahuan dan pelajari Islam secara lebih mendalam. Kegiatan yang dilaksanakan secara berkelompok misalnya melalui jemaah bisa menambah motivasi untuk bersemangat belajar. Hal ini yang membuat adanya rasa syukur karena saat Ramadan banyak kaum muslim yang ingin dengarkan ceramah.

Apakah ada syarat jika ingin meminta jadi penceramah?
Tidak ada syarat apa pun. Hanya saja menyesuaikan dengan kegiatan dan kesibukan. Selama masih belum ada undangan lain, maka akan dihadiri. Kesempatan untuk mensyiarkan ajaran Islam lebih banyak, sehingga tidak disia-siakan.

Baca juga: Islam Perbolehkan Praktik Rukyah, Asal Tetap Yakin kepada Allah

Baca juga: Hukum Tarawih Namun Tak Sholat Badiyah Isya Diungkapkan Buya Yahya, Beberkan Level Pahala

Bagaimana tanggapan pihak keluarga dengan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan saat Ramadan?
Keluarga sudah mengerti dan memahami kesibukan saat Ramadan. Meski demikian, terus diberi penjelasan dan membagi waktu untuk keluarga. Keluarga justru berikan dukungan karena kegiatan yang dilakukan syiar Islam.

Apa harapan bagi masyarakat yang sudah banyak mengisi Ramadan dengan ibadah?
Kegiatan mendengarkan ceramah diharapkan juga diimbangi dengan penerapan di kehidupan. Berharap agar semangat beribadah bisa terus dijaga hingga Ramadan berlalu. Karena masih belum tahu apakah masih diberi kesempatan bertemu Ramadan berikutnya. (nia)

Motivasi bagi Dai Lain

Ustadz Sahlani
Ustadz Sahlani (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Oleh: KH Sahlani, Sekretaris MUI Balangan

 

SOSOK beliau pantas jadi panutan bagi penceramah lain, khususnya di Kabupaten Balangan, dan juga kami jajaran pengurus MUI Balalangan. Terlebih tiap Ramadan, beliau perbanyak ceramah kepada masyarakat. Semua undangan tausiah sebisa mungkin dipenuhi. Ini kan cukup menyita waktu.

MUI sendiri punya program ceramah di Radio Al Akbar. Pengisinya pengurus MUI. Saya sendiri dapat jadwal tiap pagi. Acara ini kami harapkan jadi bagian dari syiar Islam kepada pendengar.

Ibadah pada Ramadan membutuhkan kekuatan fisik karena dilaksanakan di tengah berpuasa.

Ceramah pada Ramadan semoga menjadi ladang pahala, karena termasuk berikan ilmu dan pelajaran bagi yang mendengar. (nia)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved