Ekonomi dan Bisnis
Sinergi Fiskal dan Moneter Dalam Membangun Banua
Kanwil DJPb Provinsi Kalsel berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia gelar diseminasi Kinerja Fiskal Tahun 2023 dan Laporan Perekonomian
Penulis: Salmah | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID- Mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan yang inklusif dan berkelanjutan, digelar diseminasi Kinerja Fiskal Tahun 2023 dan Laporan Perekonomian Bank Indonesia Kalimantan Selatan 2024.
Kegiatan pertama kalinya di Kanwil DJPb Provinsi Kalsel berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia, berlangsung Jumat (22/3/2024).
Peserta yang hadir adalah para pimpinan atau perwakilan berbagai instansi di antaranya OJK Regional 9 Kalimantan, BPS Kalsel, Biro Adbang dan Biro Perekonomian Setda Kalsel, Bappeda Prov.Kalsel, Bapenda Prov. Kalsel BPKAD Prov. Kalsel, Disnakertrans Prov. Kalsel, Disdikbud Prov. Kalsel, DPMPTSP Prov. Kalsel, Kanwil Kemenkeu Kalsel, serta local expert.
Syafriadi, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, mengatakan, kegiatan ini menyampaikan beberapa hal terkait Kinerja Fiskal Tahun 2023.
"Pada tahun 2023 kinerja pendapatan APBN di regional Kalimantan Selatan telah mencapai Rp24,17 Triliun dan tumbuh hingga 32,55 persen dari tahun 2022," katanya.
Pendapatan APBN yang utamanya disumbang dari Pendapatan Perpajakan telah terkumpul sebesar Rp21,48 Triliun, sedangkan dari PendapatanNegara Bukan Pajak (PNBP) terkumpul sebesar Rp2,70 Triliun.
Baca juga: Berkekuatan M 6.0,Gempa Jatim Terasa di Kota Banjarmasin, Barito Kuala, Sampit Hingga Pulau Jawa
Baca juga: Getaran Gempa Terasa di Banjarmasin, Pengunjung Duta Mall Berhamburan Keluar Gedung
Dijelaskan Syafriadi, dari sisi belanja APBN, pada tahun 2023 telah terealisasi sebesar Rp40,37 Triliun yang lebih tinggi 18,73 persen dari tahun 2022. Belanja Pemerintah Pusat (BPP) yang disumbang oleh realisasi belanja oleh K/L telah terealisasi sebesar Rp8,69 Triliun, sedangkan Transfer ke Daerah (TKD) telah terealisasi sebesar Rp31,68 Triliun.
"Komponen Belanja APBD di Kalsel banyak dikontribusikan dari TKD yang disalurkan ke Pemda," ujarnya.
Sedangkan kinerja Realisasi Pendapatan APBD Kalsel 2023 Mengalami Kenaikan 21,44%"
Capaian pendapatan APBD se-Kalimantan Selatan pada tahun 2023 telah mencapai Rp37,69 Triliun
dan tumbuh 21,44 persen dibanding tahun 2022.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang telah terkumpul di Kalimantan Selatan mencapai Rp8,94 Triliun, PAD telah berkontribusi 23,73?ri total pendapatan APBD. Jika dilihat dari sisi belanjanya, APBD di Kalimantan Selatan telah terealisasi hingga Rp34,39 Triliun atau meningkat 23,05 persen dari tahun 2022.
Jumlah Belanja APBD ini didominasi oleh Belanja.Operasi yang menyumbang 60,52 persen dari total belanja APBD.
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)
| Karet Dongkrak Daya Beli Petani, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Harga Ikan Naik, Warga Banjarbaru Beralih ke Daging Ayam |
|
|---|
| Harga Sayur Kembali Normal, Pedagang Kuliner di Banjarbaru Lebih Bernapas Lega |
|
|---|
| Dari Karet hingga Gabah, Komoditas Dongkrak Daya Beli Petani Kalsel Menguat |
|
|---|
| Harga Avtur Naik Berpotensi Dorong Penyesuaian Biaya Umrah, Ini Harapan Perusahaan Travel di Kalsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Diseminasi-Kinerja-Fiskal-Tahun-2023-dan-Laporan-Perekonomian-Bank-Indonesia.jpg)