Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka Resmi Jadi Kurikulum Nasional, Digunakan dari Paud hingga SMA

Kurikulum Merdeka resmi ditetapkan menjadi kurikulum nasional yang digunakan untuk PAUD, pendidikan dasar hingga pendidikan menengah atas.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Mariana
Kemdikbudristek
Ilustrasi. Kurikulum Merdeka 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kurikulum Merdeka resmi ditetapkan menjadi kurikulum nasional yang digunakan untuk pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar hingga pendidikan menengah oleh Kementerian Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Kebijakan tersebut sesuai dari Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) No. 12 Tahun 2024 yang telah dikeluarkan.

"Permendikbudristek ini memberikan kepastian arah kebijakan. Dan kepastian itu kita dapatkan setelah sudah melakukan evaluasi selama 3 tahun terakhir," kata Mendikbudristek Nadiem Makarim di Jakarta, dikutip dari Kompas.com, Rabu (27/3/2024).

Nadiem menuturkan Kurikulum Merdeka diperlukan dalam pendidikan Indonesia saat ini karena tujuannya adalah untuk mengembangkan kompetensi praktis yang dibutuhkan saat siswa meninggalkan sistem pendidikan, bukan sekadar menghafal materi dan diuji.

"Kunci daripada keberhasilan Kurikulum Merdeka adalah menjadikan pembelajar sepanjang hayat. Itu adalah kunci objektif utama kita," ucap dia.

Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka, Perkembangan Organ Reproduksi Manusia

Baca juga: Update Harga Emas Antam Sabtu 30 Maret 2024 Stagnan: Rp 1.249.000 Per gram, Tembus Rekor Tertinggi

Nadiem menyatakan bahwa Kurikulum Merdeka merupakan salah satu instrumen kunci dalam melakukan transformasi pendidikan, di mana guru dapat lebih fleksibel menggunakan berbagai alat pembelajaran yang pada akhirnya dapat dinilai melalui Asesmen Nasional (AN). 

Selain itu, Kurikulum Merdeka juga merupakan bagian yang integral dalam proses pendidikan yang berkelanjutan.

"Jadi semuanya nyambung. Kurikulum Merdeka itu nyambung dengan proses refleksi yang didapatkan dari lapor pendidikan yang keluar dari AN," jelas Nadiem.

Dia menjelaskan bahwa terdapat tiga esensi penting yang tercakup dalam Kurikulum Merdeka.

(Banjarmasinpost.co.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved