Tabrakan Bus VS Pikap di Tala

Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan di Tajaupecah Tanahlaut, Pengemudi Pikap Ditengarai Ngantuk

Sopir dalam keadaan mengantuk ditengarai menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas di jalan raya A Yani di Desa Tajaupecah

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Edi Nugroho
FOTO: ANANDA MA UNTUK BPOST GROUP
PETUGAS Satlantas Polres Tala mendata korban luka di RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sopir dalam keadaan mengantuk ditengarai menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas di jalan raya A Yani di Desa Tajaupecah, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (14/4/2024) siang.

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi sekitar pukul 10.30 Wita tersebut melibatkan dua jenis kendaraan bermotor yaitu Daihatsu Pick up warna putih nopol KH 8192 EQ dan bus pariwisata Isuzu putih/hitam nopol AD 7010 OB.

Pengemudi pikap yaitu Nugroho (19) warga Desa Tatakan RT 10 Kecamatan Tatakan, Kabupaten Tapin (Kalsel). Sedangkan pengemudi bus pariwisata yaitu Ruslan (51) warga Desa Bunipah RT 02 RW 01 Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar (Kalsel).

Kapolres Tala AKBP Muhammad Junaeddy Johnny melalui Kasat Lantas Iptu Ananda Mustika Adya mengatakan TKP (tempat kejadian perkara) laka lantas tersebut yakni di Jalan A Yani Desa Tajaupecah RT 02 RW 01.

Baca juga: Korban Alami Patah Kaki, Dua Minibus Saling Senggol di Desa Beringin Kecamatan Alalak Batola

Baca juga: Kecelakaan di Tanjakan Sepinggan Pratama Balikpapan Selatan Sempat Picu Kemacetan Arus Lalulintas

Dikatakannya, pengemudi mobil pikap membawa enam orang penumpang yaitu Muhammad Rifky Ananda (16), Yoga Ferdiantoro (16), Ahmad Mustofa (19), Dimas Satrio (24), Ahmad Arfan (16), dan Muhammad Alfian Saputra (14). Semuanya warga Desa Suatotatakan, Kecamatan Tapin Selatan.

Ananda mengatakan satu orang penumpang mobil pikap tersebut meninggal di TKP yaitu Muhammad Alfian Saputra. Remaja ini mengalami luka di bagian kepala.

Mengenai kronologi kecelakaan tersebut, Ananda menuturkan saat itu mobil pikap yang dikemudikan Nugroho bergerak dari arah Jorong menuju Pelaihari dengan kecepatan tinggi.

Setiba di TKP, jelas Ananda, pengemudi pikap tersebut diduga dalam keadaan mengantuk.

Kemudian mobil yang dikemudikan Nugroho menjadi oleng ke bahu kiri jalan. Setelah itu kembali naik lagi ke badan jalan.

Lantaran kecepatan yang tinggi sehingga mobil pikap itu oleng ke badan jalan sebelah kanan.

Saat bersamaan datang dari arah berlawanan (Pelaihari-Jorong) meluncur bus pariwisata yang dikemudikan Ruslan.

"Dikarenakan jarak yang sudah dekat sehingga benturan pun terjadi," papar Ananda.

Satu orang penumpang mobil pikap terluka di kepala dan meninggal di tempat. Sedangkan penumpang lainnya luka ringan, termasuk si sopir dan dievakuasi ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.

Ananda mengatakan saat laka tersebut terjadi, cuaca cerah. Kondisi jalan lurus menanjak dan menurun dan beraspal baik. Terdapat marka jalan berupa garis panjang tidak putus-putus.

(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved