Berita Banjarmasin
Polresta Banjarmasin Gagalkan Peredaran 6,7 Kilogram Sabu & Ribuan Butir Ineks, Ringkus 18 Tersangka
Selama Operasi Antik Intan 2024 yang digelar dari 17 Mei hingga 30 Mei 2024 jajaran Polresta Banjarmasin gagalkan peredaran 6,7 kg sabu-sabu
Penulis: Rindu P. Hestya | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Polresta Banjarmasin berhasil amankan 6,7 kilogram sabu-sabu, 2.011 butir pil ekstasi dan 10,81 serbuk ekstasi dari Operasi Antik Intan 2024 yang digelar dari 17 Mei hingga 30 Mei 2024.
Hasil tangkapan tersebut diungkapkan oleh Kapolresta Banjarmasin Kombes Sabana Atmojo dalam press release yang berlangsung di Mako Polresta Banjarmasin, Senin (3/6/2024).
“Kegiatan yang dilakukan selama beberapa hari ini menghasilkan 19 kasus. Sembilan kasus ditangani Sat Res Narkoba, dua kasus ditangani Polairud, dua Polsek Banjarmasin Selatan, dua Polsek Banjarmasin Tengah, satu Polsek Banjarmasin Barat, satu Polsek Banjarmasin Utara, satu Polsek Banjarmasin Timur dan satu Polsek KPL,” ujar Sabana kepada awak media.
Untuk jumlah tersangkanya kata dia ada 18 orang, terdiri dari 24 pria dan 4 wanita. Dua orang di antaranya merupakan residivis kasus yang sama.
Lima orang tersangka di antaranya yakni AZ, VT, RE, AA dan HY diamankan lantaran saling berhubungan atas kepemilikan sabu-sabu dengan berat 5 kilogram, lalu 976 butir ekstasi oranye dan 159 butir ekstasi ungu muda.
“Lalu ada satu tersangka lagi berinisial NA kami amankan karena kepemilikan 1,4 kilogram sabu-sabu dan ekstasi 866 butir,” ujar Sabana.
Baca juga: Laporan Jalan di Tempat, Wanita di Banjarmasin Lapor ke Kapolri, Dianiaya Hingga Patah Tulang
Baca juga: Imbas Demo Puluhan Driver Online di Kantor Gubernur, Pemprov Kalsel Panggil Aplikator
Jika dinominalkan, barang bukti tersebut bisa mencapai Rp11 miliar lebih dan dari hasil ungkap kasus itu Polresta Banjarmasin berhasil menyelamatkan 103 ribu jiwa dari bahaya narkotika.
“Rata-rata mereka ini kurir yang sedang kita lakukan pengembangan terhadap bandarnya. Kota Banjarmasin ini merupakan kota perlintasan atau kota tujuan akhir dari barang haram itu,” ucap Sabana.
Kapolresta Banjarmasin itu tegas menyatakan perang terhadap narkoba. Pengungkapan ini katanya juga tak lepas dari hasil kerja operasi lapangan dan informasi masyarakat.
“Semoga dengan hasil operasi ini bisa membuat kota ini menjadi aman, nyaman, damai dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” tandasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)
Api di Komplek Veteran Jahri Saleh Banjarmasin Telah Padam, Empat Buah Rumah Warga Hangus |
![]() |
---|
Teknisi Trio Motor Banjarmasin Sabet Juara 1 Nasional di AHM Technical Skill Contest 2025 |
![]() |
---|
Perbaikan Jembatan Basirih Banjarmasin Dimulai, Lalu Lintas Melambat dari Arah Trisaksi-Banjarbaru |
![]() |
---|
Pelatihan “Kebahagiaan Kerja” FEB ULM, Bantu Wirausaha Muslimah Atur Emosi dan Usaha |
![]() |
---|
Hari Ini Buruh Kalsel Batal Demo, Pekerja Pilih Rapat dengan DPRD |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.