Pilkada 2024
Pantau Coklit Data Pemilih, Pantarlih HSU Susuri Sungai dan Rawa
Menyusuri sungai dan rawa adalah bagian dari perjalanan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI- Menyusuri sungai dan rawa adalah bagian dari perjalanan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Itu mereka lakukan untuk pencocokan dan penelitian (coklit) data calon pemilih.
Coklit Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, yang berlangsung sejak 24 Juni, harus telah selesai pada 24 Juli.
HSU miliki 219 desa dan kelurahan, yang sebagian besar berada di tepian sungai dan hamparan rawa. Banyak pantarlih yang menggunakan transportasi air seperti kelotok, ces dan jenis perahu lainnya untuk mencapai desa dan rumah penduduk.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) HSU Ihsan Rahmani, Senin (1/7) sore, mengatakan sejauh ini coklit berjalan lancar. Proses sudah mencapai 48,66 persen. “Insya Allah terjangkau semua,” katanya.
Baca juga: Terlalu Dekat Rumah Warga, Pendirian SPBU Baru di Graha Indah Balikpapan Kaltim Diprotes Warga
Baca juga: Pemasangan Tiang Pancang Jembatan Dimulai, Begini Imbauan Dishub Balangan
Hal tersebut karena Pantarlih berasal dari desa setempat. Demikian pula di Kecamatan Paminggir yang mayoritas daerah rawa. “Karena Pantarlihnya orang sana, jadi bisa lebih mudah dalam melaksanakan tugas,” tandas Ihsan.
Agar proses berjalan sesuai ketentuan, Pantarlih didampingi pengawas Pemilu. “Kalau anggota Pantarlih se-HSU ada 619 orang,” katanya.
Mengenai potensi penambahan jumlah pemilih dibandingkan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 14 Februari 2024, Ihsan menyebutkan memang bakal terjadi penambahan.
Untuk jumlah pemilih pada Pemilu lalu sebanyak 168.236 orang. Diperkirakan untuk Pilkada 27 November mendatang bertambah sekitar seribu orang.
Sementara Anggota KPUKabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Safari M Sidik, Senin, menyatakan coklit di kabupaten ini sudah sekitar 41,4 persen. Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi ini pun memperkirakan terjadi penambahan pemilih. Pada Pemilu lalu ada 174.458 pemilih. Sedangkan pada pemilihan bupati ada 174.793. Penambahan antara lain karena adanya pemilih pemula dan mobilitas warga.
Mengenai coklit di wilayah pegunungan dan perairan yang masuk desa terpencil, Sidik mengatakan berjalan lancar seperti sebelumnya. “Kami merekrut petugas yang berdomisili dan menguasai wilayah setempat,” ujarnya.
Untuk daerah perairan, petugas biasanya menggunakan transportasi air semacam perahu. Sedangkan di daerah pegunungan Meratus, bisa menggunakan motor khusus seperti trail atau berjalan kaki.
Untuk melaksanakan tugasnya, Pantarlih didukung aplikasi Elektronik Coklit (e-coklit). Namun tidak semua wilayah di Kabupaten Kotabaru memiliki akses sinyal telepon.
Ketua KPU Kotabaru Andi Muhammad Saidi mengatakan coklit di daerah terluar menjadi perhatian serius pihaknya. Seperti Kecamatan Pulau Sembilan, yang memiliki tiga pulau.
Selain di Kecamatan Hampang, Kecamatan Pamukan Barat dan Kecamatan Pamukan Selatan.
“Karena memang geografis Kotabaru yang berada di daerah pesisir sangat menantang,” terangnya.
| Digelar Bertahap, Jadwal Baru Pelantikan Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Dimulai 20 Februari 2025 |
|
|---|
| Daftar Gubernur, Walkot, Bupati Terpilih di Kaltara Hasil Pilkada 2024: Ada Tiga Gugatan ke MK |
|
|---|
| Kubu RK-Suswono Batal Gugat Hasil Pilkada Jakarta 2024 ke MK, Jubir Pram-Rano Beri Apresiasi |
|
|---|
| Pramono-Rano Ditetapkan Peraih Suara Terbanyak di Pilkada Jakarta 2024, KPU Umumkan Rinciannya |
|
|---|
| Penyalahgunaan Formulir C6 Salah Satu yang Digugat Tim Ridwan Kamil-Suswono, Sebut Pelanggaran Masif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Rombongan-petugas-naiki-perahu-susuri-rawa-u1.jpg)