B Focus Banua Anam
Petani Kopi Perlu Inovasi, Begini Langkahnya
Era perkembangan teknologi digital menciptakan dunia baru, yakni masifnya media sosial hingga menciptakan gaya hidup baru
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Kamardi Fatih
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Era perkembangan teknologi digital menciptakan dunia baru, yakni masifnya media sosial hingga menciptakan gaya hidup baru dalam beraktivitas, termasuk dalam bekerja pun kini mulai mengalami perubahan signifikan.
“Jika dulu bekerja harus di kantor, saat ini justru bekerja bisa dari mana saja. Maka tidak heran bermunculan cafe-cafe baru yang menawarkan sebagai tempat nyaman untuk "bekerja", meeting, maupun sekedar nongkrong bersama kolega,” ujar Anton Kuswoyo, Akademisi Politeknik Negeri Tanahlaut.
Maka sejak saat itu, dikatakannya, kopi pun menjadi sajian wajib di cafe-cafe. Baik itu berupa kopi panas, maupun kopi yang disajikan dalam keadaan dingin.
“Hal ini tentu membuat kebutuhan kopi semakin meningkat. Bahkan kopi dengan cita rasa lokal pun semakin diminati,” katanya.
Apalagi, dijelaskan Anton, sebentar lagi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur akan segera diresmikan. Berpindahnya Ibu Kota negara tentu akan berdampak pada meningkatnya kebutuhan kopi.
“Oleh sebab itu masyarakat di Kalimantan Selatan khususnya perlu menyambut peluang ini dengan melakukan budidaya kopi. Banyak daerah di Kalsel yang cocok untuk budidaya kopi. Tinggal bagaimana petani kopi melakukan inovasi agar hasilnya lebih maksimal,” jelasnya.
Pemerintah pun diharapkan Anton, memberikan pendampingan terutama dalam hal budidaya dan pengolahan pasca panen.
“Hal ini penting agar petani dapat mengolah sendiri hasil panennya, agar harga jualnya pun makin meningkat. Harapannya petani tidak hanya langsung menjual kopi hasil panen, tapi petani bisa menerapkan Pelaju alias petik, olah, baru kemudian dijual,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)
| Disbunak Tabalong Lempar Bantuan ke Petani Kopi, Ini Rinciannya |
|
|---|
| Kelompok Tani Gunung Batuah Kembangkan Kopi Bubuk Tradisional, Begini Kegiatannya |
|
|---|
| Keunggulan Produk Tinsa Semua Bahan Baku yang Digunakan Berasal dari Lokal |
|
|---|
| UMKM di Tabalong Mulai Melebarkan Sayap ke Provinsi Tetangga, Produk Makanan ini Paling Diminati |
|
|---|
| Larangan Membuka Lahan dengan Cara Membakar Mengancam Aruh Adat yang Biasa Digelar Masyarakat Dayak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Anton-Kiswoyo.jpg)