Insight

Jadi Shoutcaster 

Aisya Alif Rahmadila menjelaskan menjadi shoutcaster dimulai dengan bincang-bincang. Kemudian dilanjutkan dengan opening. 

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Budi Arif Rahman Hakim
ISTIMEWA
Aisya Alif Rahmadila 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Cantik dan berbakat, itulah gambaran dari Aisya Alif Rahmadila. Rica Rica merupakan nama panggungnya. 

Ia merupakan gamer asal Kalimantan Selatan yang juga atlet e-sport serta shoutcaster

Shoutcaster adalah sebutan untuk seorang komentator yang bertugas memberikan informasi, menghibur dan melibatkan penonton saat menyaksikan pertandingan game atau e-sport.

Ia menyukai game sejak sekolah dasar. Awalnya ia mempunyai PS1. Beranjak dari kegemarannya ia kemudian punya PS2. 

Tak hanya sampai di situ, cerita kehilangan PS2 pun membuat ia dan temannya nekat ke warnet. 

“Saya ingat sekali, dulu pakai billing lumba-lumba. Kalau di warnet mainnya crossfire dan lost saga,” ceritanya. 

Sedangkan awal debut caster sejak 2022 di Porprov Hulu Sungai Selatan. Ia menjadi shoutcaster mobile legend bang bang. 

Bahkan, sejauh ini ia masih menjadi shoutcaster di acara yang ada di Kalimantan Selatan. 

Alumnus SMAN 5 Banjarmasin ini menjelaskan menjadi shoutcaster dimulai dengan bincang-bincang. Kemudian dilanjutkan dengan opening. 

“Terus nanti penjelasan patch terbaru. Lalu habis itu masuk ke babak draft pick. Tugasnya menjelaskan pemilihan hero yang dipakai oleh atletnya. Kemudian pemilihan ban sama strategi,” katanya.

Bahkan, disebutkannya jika venue offline biasanya cek antusias penonton.

“Kadang shoutcaster ini ni jadi mc dadakan,” jelasnya. 

Bahkan, ia pernah menjadi shoutcaster Kejurprov e-Sports Indonesia Kalimantan Selatan 2023. Kapolda Cup Kalimantan Selatan e-Sports Tournament 2024, dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional XIV Kalimantan Selatan 2024. (wie)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved