Insight
Suka Menari
Risa Rabilla Anjani bukan hanya sebagai siswi SMA Negeri saja, tetapi juga sebagai seorang penari yang tengah meniti mimpi
Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Budi Arif Rahman Hakim
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski baru memasuki usia 16 tahun, Risa Rabilla Anjani sudah punya kesibukan yang padat.
Bukan hanya sebagai siswi SMA Negeri saja, tetapi juga sebagai seorang penari yang tengah meniti mimpi.
Di luar kegiatan sekolahnya, Risa aktif berlatih dansa, tari tradisional, Universal Line Dance (ULD), hingga modeling dengan mengikuti kelas modeling.
Kesibukan ini bukan sekadar hobi, tetapi juga sebuah perjalanan menuju berbagai kompetisi bergengsi.
“Sekarang lagi persiapan untuk kejuaraan provinsi dansa di bulan April, lalu latihan dance untuk kompetisi DBL, terus ULD buat persiapan FORNAS 2025 di Lombok,” ujarnya, Jumat (31/1/2025).
Ketertarikan Risa terhadap dunia tari bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba. Sejak SD, ia sudah mulai menari, dan kemudian terjun ke dunia dancer saat SMP.
Baca juga: Kebakaran di Mantuil Banjarmasin Hanguskan Dua Rumah, Dugaan Polisi Korsleting Listrik
Baca juga: Pembunuh Kepala SDN 2 Mantaas HST Ditangkap di Tanbu, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat
“Aku suka menari karena memang senang di bidang itu, suka joget-joget juga hahaha,” katanya sambil tertawa.
Namun, di balik kecintaannya pada tari, ada sosok yang selalu memberikan dukungan penuh, yaitu sang ibu.
“Mama yang paling berperan dalam kegiatan Risa. Ikut setiap kegiatan, terutama nari. Kebetulan bakat ini juga diturunkan dari tante, adik mama,” ungkapnya.
Dari semua jenis tarian yang ia tekuni, Risa lebih condong pada tari tradisional. Baginya, menari bukan hanya soal gerakan, tetapi juga cara untuk melestarikan budaya Indonesia.
“Karena dari kecil memang basic-nya tari tradisional, jadi lebih nyaman dan bangga juga bisa ikut melestarikan budaya,” tambahnya.
Dengan segudang aktivitas, Risa harus pintar-pintar membagi waktu antara latihan, sekolah, dan istirahat. Baginya, menjaga kesehatan juga sangat penting agar tetap bisa menjalani semua aktivitas dengan maksimal.
Tak hanya ingin menjadi penari, Risa juga bercita-cita menjadi pelatih tari di masa depan.
“Melihat kakak-kakak di sanggar, aku juga ingin jadi pelatih tari suatu hari nanti. Bahkan, aku punya impian bisa mendirikan sanggar sendiri dan melatih calon-calon penari di masa depan,” ucapnya penuh semangat. (sul)
| Pendaki Banua Ini Terkesan Gunung Rinjani dan Tertantang ke Puncak Mahameru |
|
|---|
| Barista Asal Banjarbaru Ini Antusias Geluti Fashion |
|
|---|
| Mahasiswi Sosiologi ULM Ini Selalu Make Up Setiap ke Kampus |
|
|---|
| Model Fotografi Asal Banjarbaru ini Koleksi Barang Pink |
|
|---|
| Mahasiswi Asal NTT Ini Tak Ingin Punya Musuh, Ini Alasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Risa-Rabilla-Anjani.jpg)