Kabar Kaltim

Ditinggal Pergi Sehari, Rumah Satu Warga Desa Tapis Paser Kaltim Disatroni Maling

Ditinggal pergi sehari, rumah satu warga Desa Tapis  Kabupaten Paser, Kalimantan Timur disatroni maling.

Editor: Edi Nugroho
afs-securitysystems.com
ILUSTRASI pencurian. Ditinggal pergi sehari, rumah satu warga Desa Tapis  Kabupaten Paser, Kalimantan Timur disatroni maling. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANA PASER - Ditinggal pergi sehari, rumah satu warga Desa Tapis Paser Kaltim disatroni maling.

Adapun barang-barang yang diketahui hilang seperti tabung gas elpiji, celengan koin, tas selempang, harddisk dan beberapa jam bermerek. 

Tidak hanya itu, korban mengaku beberapa barang berharga lainnya juga berpindah posisi dari yang seharusnya. 

Korban menduga, pelaku hendak mencuri beberapa koleksi sepatu lantaran sudah berada didapur dari yang seharusnya berada di rak. 

Baca juga: Berkat Laporan Warga, Pengedar Sabu di Rumah Kosong Marangkayu Kaltim Ditangkap Polisi

Baca juga: Penyebab Pemuda Tewas Gantung Diri di HST Belum Diketahui,  Sang Ibu Ungkap Keinginan Korban

Maraknya aksi pencurian di Kabupaten Paser membuat masyarakat resah karena hunian yang harusnya menjadi tempat nyaman sudah terasa tidak aman. 

Hal ini seperti yang dirasakan oleh TB (29), warga Desa Tapis, RT 04, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. 

Kali ini rumah TB di Desa Tapis dibobol maling saat tak berada di tempat pada 1 Oktober lalu. 

Dari pengakuannya, Ia tidak berada di rumah sejak pukul 09.00 Wita namun saat kembali pada pukul 17.30 Wita kondisi rumahnya sudah berantakan tidak seperti saat ditinggalkan dengan kondisi rapih. 

Dengan kondisi itu, korban mencurigai rumah yang Ia tinggali sudah dibobol oleh orang yang tidak bertanggung jawab. 

"Kali ketiga saya menduga rumah tempat kami tinggali dibobol maling, sehingga kami menaruh curiga pelaku ini tahu kalau kondisi rumah sedang kosong," ungkap TB di Tanah Grogot, Kamis (3/10/2024). 

Adapun barang-barang yang diketahui hilang seperti tabung gas elpiji, celengan koin, tas selempang, harddisk dan beberapa jam bermerek. 

"Saya sampai rumah sudah lihat kamar berantakan, saya langsung periksa seisi rumah ternyata di dapur tabung gas sudah tidak ada. Pintu samping sudah terbuka, pengait jendela juga dalam kondisi rusak,” ungkapnya. 

Tidak hanya itu, korban mengaku beberapa barang berharga lainnya juga berpindah posisi dari yang seharusnya. 

Korban menduga,pelaku hendak mencuri beberapa koleksi sepatu lantaran sudah berada didapur dari yang seharusnya berada di rak. 

"Sepatu nyaris hilang, karena posisinya sudah berpindah. Sedangkan laptop masih ada karena saat itu posisinya tertutup jaket dan tak terlihat," ulasnya. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved