Yayasan Adaro Bangun Negeri

Kerja Keras dan Solid, Kini Predikat Adiwiyata Nasional Mandiri 2024 Diraih SMAN 1 Tanta Tabalong

SMAN 1 Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, berhasil meraih Sekolah Adiwiyata Nasional Mandiri pada tahun ini

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
Yayasan Adaro Bangun Negeri
Penghargaan yang diserahkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) ini_diterima langsung Kepala SMAN 1 Tanta, Rabu (2/102024), di Auditorium DR Ir Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - SMAN 1 Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, berhasil meraih Predikat tertinggi sekolah adiwiyata (Sekolah Adiwiyata Nasional Mandiri) pada tahun ini. 

Penghargaan yang diserahkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) ini diterima langsung Kepala SMAN 1 Tanta, Rabu (2/10/2024), di Auditorium DR Ir Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. 

Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA, serta madrasah yang memenuhi kriteria dalam Gerakan Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah. 

Dasar hukum penghargaan ini tercantum dalam Peraturan Menteri LHK nomor 53 tahun 2019 tentang Penghargaan Adiwiyata.

Dalam penghargaan tahun ini, sebanyak 720 sekolah menerima penghargaan, terdiri dari 208 penerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri dan 512 penerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional.

Untuk sekolah di Provinsi Kalsel ada MAN 1 Hulu Sungai Tengah, SMAN 1 Tanta, SMPN 1 Simpang Empat, SMAN 1 Sungai Loban, SMAN 1 Angsana  ΜΙΝ 2 Tapin  dan SDN SN Kebun Bunga 4.

SMAN 1 Tanta menjadi salah satu yang berhasil meraih predikat Adiwiyata Mandiri. Kesuksesan ini tidak lepas dari kerja keras tim sekolah yang solid dan komitmen yang kuat. 

Salah satu sosok yang berperan penting di balik pencapaian ini adalah Siti Habibah, atau yang akrab disapa Ibu Bibah, seorang guru di SMAN 1 Tanta.

"Senang sekali bisa meraih penghargaan ini. Bangga, terharu, campur aduk, dan tentunya bersyukur. Ini menambah semangat dan motivasi bagi kami untuk terus menjadi lebih baik," ungkap Ibu Bibah.

SMAN 1 Tanta bersama beberapa penerima penghargaan lainnya Auditorium DR Ir Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta._wm
SMAN 1 Tanta bersama beberapa penerima penghargaan lainnya Auditorium DR Ir Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta._wm (Yayasan Adaro Bangun Negeri)

Ia juga menambahkan bahwa perjalanan menuju penghargaan ini penuh tantangan.  Sebelumnya, beberapa kali SMAN 1 Tanta gagal meraih penghargaan, namun hal itu tidak mematahkan semangat Ibu Bibah dan tim.

“Kalau kita ingin maju, kita harus solid. Tahun ini kami benar-benar mempersiapkan semuanya dengan maksimal bersama tim di sekolah," ujarnya.

Ibu Habibah dikenal sebagai sosok yang tekun dan penuh dedikasi, baik dalam mendidik siswa maupun dalam upaya menjaga lingkungan. 

Nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dari pengajaran yang ia tanamkan, baik di dalam kelas maupun di luar. 

Semangatnya untuk terus menimba ilmu dari berbagai program pembinaan dan menyebarkan kembali pengetahuan kepada komunitas, menjadikannya teladan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Ini yang menjadi motivasinya untuk terus berbagi ilmu yang saya dapatkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved