Tribun Smart

Anak Muda Jangan Takut Melangkah

Usianya masih muda, masih berstatus pelajar, namun urusan prestasi Mardhatillah sudah sampai ke nasional, khususnya dalam bidang model muslimah.

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin post
Mardhatillah, peraih sejumlah penghargaan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Usianya masih muda, masih berstatus pelajar, namun urusan prestasi ia sudah sampai ke nasional, khususnya dalam bidang model muslimah.

Mardhatillah meraih Miss Grand Model Muslimah Kalimantan Selatan 2024, kemudian lanjut ke nasional dan terpilih sebagai Miss Muslimah Grand Model Indonesial 2024.

Siswi Kelas 11 di MAN 1 Tapin ini, mengawali dunia modeling sejak usia dini, selain juga berlatih tari tradisional Banjar. "Dua kegiatan itu atas kemauan saya sendiri, alhamdulilah orangtua selalu mendukung," kata Mardha yang setiap Jumat hingga Minggu latihan tari dan Minggu latihan modeling.

Beberapa prestasi sebelumnya, ia peraih Best Video Challenge Forum Anak Kabupaten
Tapin, Juara 2 Tapin Art Festival Juara 1 Fashion Show Sasirangan, Juara 1 Fashion Show Casual Muslim.

Mardha juga Juara I Fashion Show Festival Ramadhan, Juara 1 Fashion Show Family Creative Makeup, Juara 1 Fashion Show Summer Competition Pesta dan Juara 2 Fashion Show Summer Competition Casual Yellow.

Mardha yang di sekolah tetap berprestasi akademik masuk 10 besar, mengatakan, bahwa semasa muda raihlah prestasi sebanyak-banyaknya. 

"Jangan takut melangkah, jangan hanya berhenti sampai di sini. Kejarlah apa yang bisa kita kejar di level selanjutnya, dan lakukan apa yang ingin kita lakukan. Karena itu bisa menjadi kesempatan kita untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik” ujarnya.

Mengenai prestasinya sebagai Miss Muslimah Grand Model Indonesial 2024, baginya tidak sekedar juara model tapi juga punya tanggungjawab mempertahankan jatidiri seorang muslimah salah satunya adalah konsisten berjilbab.

Sebagai Miss Muslimah ia juga punya media untuk mempromosikan syariat Islam yang diharapkan dapat langsung menjangkau masyarakat dan menjadi panutan bagi generasi muslimah lainnya.

"Hijab adalah kewajiban bagi setiap muslimah. Hijab bukan penghalang untuk mengembangkan setiap potensi yang ada dalam diri," katanya.

Jadi ia juga ingin memberikan inspirasi bahwa perempuan berhijab diterima dan punya kontribusi di berbagai bidang. Dan merepresentasikan muslimah dengan citra yang baik.
Adapun soal menari tradisional Banjar, baginya ini bagian tanggungjawab generasi muda melestarikan budaya lokal. "Belajar budaya bukan hanya lewat literatur atau lewat pelajaran sekolah, tapi juga mesti belajar secara langsung," alasannya.

Melalui tari tradisional, tentunya pula rasa nasionalisme kita akan meningkat dengan sendirinya. 
"Dunia modeling dan tari juga memberikan manfaat positif lainnya bagi saya, yaitu punya banyak relasi," tandasnya.

Lulus sekolah, Mardha punya rencana melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah dan sementara ini pilihannya adalah belajar ilmu pemerintahanan atau ekonomi dan bisnis.

"Ilmu pemerintahan itu secara awam artinya belajar teori-teori, bentuk-bentuk, serta proses pemerintahan. Juga belajar bagaimana berperan serta dalam proses penyelenggaraan pemerintahan terutama pemerintahan dalam negeri," ungkap Mardha.

Adapun ekonomi bisnis, kita bisa belajar memahami kebijakan ekonomi dan bisnis. Bagaimana pasar bekerja, sehingga calon wirausahawan dapat membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas. 
"Memahami dampak kebijakan publik, seperti kebijakan fiskal dan moneter, terhadap tingkat inflasi, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi," paparnya.

Pastinya pula, ada peluang karier bagi lulusan kedua jurusan tadi. Sebagaimana lulusan ilmu ekonomi dan bisnis memiliki banyak peluang karier di berbagai sektor, seperti pemerintahan, perbankan, keuangan, manufaktur, konsultan, dan startup. (dea)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved