Berita Kotabaru

Jembatan Rampa Baru Kotabaru Ambruk, Warga Ungkap Kronologis Kejadian

sebuh jembatan titian di Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan ambruk

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Irfani Rahman
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Warga mengecek kondisi jembatan titian yang sempat ambruk di Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Rabu (30/10/2024). Jembatan sudah mulai bisa dilewati  

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Diduga keropos termakan usia, jembatan titian di Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan ambruk, Selasa (29/10/2024) sore. 

Ambruknya jembatan beton di penghujung Desa Rampa yang berbatasan dengan Kelurahan Kotabaru Hulu tersebut setelah dilewati belta bermuatan material pasir.

"Pasir itu dibawa untuk pembangunan mesjid di Desa Rampa jadi bukan untuk bangunan sekolah," bebernya saat ditemui di lokasi, Rabu (30/10/2024). 

Dirinya pun mengatakan, kejadian ini adalah kali ketiga setelah  insiden serupa di jalur yang sama terjadi pada September 2022 dan Desember 2023.

Jembatan berkisar 32 meter yang menjadi alternatif masyarakat dan anak-anak sekolah melintas untuk  sejumlah RT Desa Rampa

Pembangunan sendiri sejatinya sudah direncanakan dan sudah berjalan di dua titik, selain yang ada di jalur di RT 16 ini. 

Sementara itu, ditambahkan Acong, warga sekitar, ambruknya jembatan yang besi cornya sudah karatan akibat air laut tersebut berlangsung sekitar pukul 17.00 wita. 

Baca juga: Terungkap Asal Ribuan Kosmetik Ilegal Disita Polres HSU, Produksi Luar Negeri

Baca juga: Heboh Begal Diduga Beraksi di Jalan Tol Barabai HST, Pria Misterius Coba Rampas Gelang Ibu-ibu

Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun belta yang bermuatan pasir sempat tertahan, satu unit sepeda motor juga turut terdampak, meskipun tidak mengalami kerusakan. 

"Magrib itu, sampai sekitar pukul 21.00 wita selesai kita perbaiki dengan warga gotong royong," ungkapnya. 

Acong pun memperkirakan, untuk sementara waktu jembatan darurat ini masih bisa dilewati roda dua, dengan tetap berhati-hati. Sambil berharap pembangunan ulang bisa cepat diperbaiki.

(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved