Berita HSS

Pinjaman Minimal Rp 20 Juta, Program Bunga Nol Persen untuk UMKM HSS Berlanjut di 2025

Pemkab Hulu Sungai Selatan bekerjasama dengan salah satu perbankan,  melanjutkan program Numesera, (Bunga Nol UMKM Maju Sejahtera) pada 2025 mendatang

Penulis: Hanani | Editor: Edi Nugroho
Diskominfo HSS untuk Banjarmasin Post  
Gebyar UMKM yang diselenggarakan Pemkab HSS dalam rangka HUT HSS ke 74, Jumat 6 Desember 2024.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Mendukung berkembangnya UMKM, Pemkab Hulu Sungai Selatan bekerjasama dengan Bank Kalsel,  melanjutkan program Numesera, (Bunga Nol UMKM Maju Sejahtera) pada 2025 mendatang. 

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UMKM HSS, Eka Maliana menyatakan, program tersebut sudah dilaksanakan pada 2024. 

Pembayaran bunga kredit usaha rakyat, dari CSR Bank Kalsel. “Tahun depan kerjasama ini masih berlanjut. Sesuai MoU, berakhir 31 Desember 2025 mendtaang,”kata Eka, kepada banjarmasinpost.co.id, usai Focos Group Discussion, evaluasi program Numesera, Rabu (11/12/2024). Rapat di Aula Rakat Mufakat itu dipimpin Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan HSS H Zulkipli.

 Eka menjelaskan, program pinjaman modal usaha tanpa bunga berupa KUR ini ditujukan untuk seluruh pelaku UMKM di HSS. 

Baca juga: Tak Ada Korban Jiwa, Geger Mobil Terbakar di Depan SMA Negeri 1 Penajam Paser Utara Kaltim

Baca juga: Polemik AKD Banjarbaru, Fraksi PAN-PKS dan Nasdem Jalani Sidang Perdana di PTUN Banjarmasin

Syaratnya,  tercatat sebagai warga HSS yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kriterianya, sudah menjalankan usaha selama enam bulan dan belum pernah mengakses KUR di Bank lain. 

“Jadi semua jenis usaha kecil menengah bisa mengajukan dengan syarat tadi,”jelas Eka. Namun, dari hasi evaluasi, untuk 2024 ini, jelasnya masih banyak yang belum bisa mengakses program ini. Sebab, rata-rata sudah memiliki pinjaman KUR di bank lain. 

Dijelaskan, bunga nol persen yang diterapkan  merupakan bunga KUR yang dibayarkan oleh Bank Kalsel melalui dana CSR-nya, sehingga pelaku UMKM tak dikenakan bunga.  Para penerima program ini, sebut Eka, mengakui sangat merasakan manfaatnya.

 “Dengan penambahan modal usaha tanpa dibebani bunga, otomatis bisa meningkatkan kapasitas produksi. Ini salah satu upaya Pemkab HSS mendukung perkembangan UMKM agar bisa memperbesar usahanya,”imbuhnya.  

Dijelaskan, sejak dilaksanakan tahun 2024, ada 24 pelaku UMKM menerima program tersebut, dengan pinjaman maksimal Rp 50 juta dan minimal Rp 20 juta. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved