Berita Tanahbumbu

Ganasnya Buaya Sebamban Tanahbumbu, Terkam Kaki Pemancing Desa Banjarsari Hingga Patah

Keberadaan buaya di Sungai Sebamban Kabupaten Tanahbumbu cukup meresahkan, sempat terkam kaki pemancing Desa Banjarsari hingga patah

Penulis: Muhammad Fikri | Editor: Irfani Rahman
Foto Polsek Sungai Loban
Kaki pemancing asal Desa Banjarsari Kabupaten Tanahbumbu setelah diobati akibat patah karena terkaman buaya di Sungai Sebamban 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Terungkap bahwa keberadaan buaya di Sungai Sebamban, Kabupaten Tanahbumbu,Kalimantan Selatan sangat ganas.

Norwijaya (19) seorang pemancing asal Desa Banjarsari, Kecamatan Angsana, alami luka parah pada kaki bagian kanan usai diterkam buaya.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban dan temannya memancing di Sungai Sebamban, Desa Trimartani,  Kecamatan Sungai Loban, Sabtu (21/12/2024) lalu.

Korban mengalami luka sobekan yang sangat parah, hingga patah, beruntung dia selamat usai temannya menyerang buaya tersebut dengan parang, sebanyak dua tebasan.

“Dia berteriak minta tolong, lalu temannya mendengar dan langsung mendatangi lokasi kejadian,” kata Kapolsek Sungai Loban Ipda Kity Tokan, Kamis (26/12/2024).

Baca juga: Viral Video Buaya Diduga Kelaparan di Sungai Sebamban Tanbu, Terungkap Pernah Serang Pemancing Udang

Baca juga: Gauli Adik Ipar yang Masih Berusia 14 Tahun Berulang Kali, Pria di Tanahbumbu Diringkus Petugas

Lebih rinci, Tokan mengatakan, kronologi awalnya peristiwa ini, berawal dari sekitar jam 17.30 Wita  korban dan Muhtarom (saksi)  berangkat mancing udang galah di aliran Sungai Sebamban atau lebih tepatnya di bawah Jembatan Martani, sekitar jam 18.00 Wita sampai di lokasi spot.

Kemudian saksi dan korban langsung persiapkan peralatan mancing dan keduanya mancing berdekatan hanya berjarak sekitar kurang lebih 15 meter.

“Dan keduanya mengetahui bahwasanya di sungai tersebut memang ada buayanya dan mereka sudah jaga jarak aman dengan bibir sungai,” kata Kapolsek. 

Kemudian sekitar jam 20.15  Wita, saksi mendengar suara deburan air yang keras di sertai jeritan suara korban yang berteriak, dengan sigap saksi langsung lari dan melihat korban sudah di terkam buaya kakinya sebelah kanan.

Kemudian saksi berusaha tarik menarik sama buaya tersebut sekitar 15 menit lamanya, saksi menoleh kebelakang dan mengambil parang yang ada di tas, dan saksi menebas dua kali ke bagian moncong buaya tersebut dan akhirnya melepaskan gigitannya dan  buaya tersebut lari dan masuk ke dalam air.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Desa Sebamban Tanahbumbu, Mobil Pikap Masuk ke Parit 

Baca juga: Angie Peroleh Golden Tiket di Indonesia Idol 2024, Mantan Pelatih Barito Putera Mengaku Terharu

Setelah itu saksi menarik korban menjauh dari sungai,  saksi menelpon temannya untuk datang membantu membawakan ambulan.

Sekitar jam 21.00 Wita teman-teman saksi datang membawa ambulan dan langsung mengevakuasi korban dan dilarikan ke klinik permata bunda, melihat kondisi luka maka team medis klinik permata bunda menyarankan di rujuk ke Rumah Sakit Husada, setibanya di rumah Sakit Husada langsung masuk IGD dan mendapatkan penanganan medis.

Setelah korban mendapatkan pertolongan pertama sampai proses dijahit dan di rontgen maka korban selanjutnya di rujuk ke Rumah Sakit Siaga Banjarmasin  untuk mendapatkan penanganan bagian ortopedi.

“Untuk saat ini korban dalam kondisi baik dan sudah di operasi dan tinggal proses penyembuhan dan pemulihan,” paparnya.

Selanjutnya kata dia, pihaknya akan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dan memasang spanduk himbauan agar tidak memancing dan berenang di lokasi sungai sebamban.

Kemudian juga melakukan koordinasi dengan BKSDA untuk penanganan dampak buaya liar yg berada di sungai sebamban.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved