Berita HSU

Sungai Balangan Meluap, Tiga Desa di Kecamatan Banjang HSU Terendam Banjir, Warga Lakukan Ini

Kecamatan Banjang yang menjadi perlintasan sungai Balangan dan mengarah ke pusat kota Amuntai mulai terendam banjir. Tiga desa sudah terdampak

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
Camat Banjang untuk BPost
Sebagian titian di Desa Danau Terati Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU terendam air. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Debit air Sungai Balangan dan sungai Tabalong yang melintas di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) semakin meninggi.

Diantaranya di Kecamatan Banjang yang menjadi perlintasan sungai Balangan dan mengarah ke pusat kota Amuntai.

Beberapa hari terakhir debit air sungai meluap melewati jalan dan menuju area pemukiman warga.

Imbasnya, sejumlah desa di Kecamatan Banjang mulai terdampak banjir. 

Baca juga: Alarm EWS Menyala, Warga Kalsel Diminta Lebih Siaga Hadapi Potensi Banjir

Baca juga: Debit Sungai Tabalong Alami Peningkatan, Kawasan Rendah Langganan Banjir Ini Mulai Terdampak

Plt Camat Banjang Ahmad Ma’rif mengatakan di Kecamatan Banjang yang sudah mulai terdampak banjir adalah Desa Danau Terati, Pandulangan dan Desa Banjang. 

“Di desa Danau Terati titian menuju desa sudah terendam, sebagian warga menggunakan kapal untuk menuju desa lain, ada juga yang menggunakan jalan desa lain. Warga tetap bertahan di rumah masing masing karena hampir setiap tahun daerah mereka terdampak banjir,” ujarnya, Kamis (26/12/2024). 

Di Desa Terati juga terdapat satu sekolah yang sudah mulai terdampak banjir yaitu SDN Danau Terati, namun karena saat ini masih masuk liburan sehingga tidak dirasakan dampaknya.

Desa Danau Terati merupakan daerah rawa dan pada saat musim penghujan seperti ini justru banyak yang memanfaatkannya untuk lokasi memancing.

“Aparat desa diminta untuk melakukan pendataan warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

Baca juga: Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Badalungga Balangan, Warga Memilih Bertahan di Rumah

Terpisah, Iwan salah satu warga Kecamatan Banjang mengatakan sudah melakukan persiapan untuk menghadapi banjir dengan meletakkan peralatan di rumah di tempat yang lebih tinggi. Karena setiap tahun sudah menjadi langganan banjir. 

“Kami berharap banjir bisa segera surut tidak terlalu lama, sehingga aktivitas bisa kembali normal,” ungkapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved