Berita HST

Program Makan Bergizi Gratis di HST Tertunda ke Februari, Masih Terkendala Dapur Umum

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah tertunda hingga Februari, ini kata Dandim 1002 HST

Tayang:
Penulis: Hanani | Editor: Irfani Rahman
Pendim Kodim 1002/HST untuk BPost
Dandim 1002/HST memberikan keterangan pers soal penundaan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) dari Januari ke Febriari 2025 mendatang.     

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Pelaksanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tertunda. 

Dandim 1002 HST Letkol Inf Fery Perbawa.S.Hub.Int M.Han menyebut, ada  kendala teknis yang kini dihadapi. Kendala utamanya, masalah kesiapan infrastruktur pendukung.

Seperti dapur umum dan peralatan memasak yang memadai. Fasilitas-fasilitas ini tersebut, jelas Dandim sangat krusial untuk memastikan makanan yang disajikan higienis, bergizi, dan memenuhi standar keamanan pangan.

 “Termasuk persoalan logistik juga menjadi tantangan tersendiri,”katanya Kamis (16/1/2025) di Makodim.

Dijelaskan pula, distribusi bahan makanan dari pusat ke lokasi penyaluran, memerlukan perencanaan matang dan sistem transportasi yang efektif.

Terlebih lagi, HST memiliki wilayah cukup luas dengan kondisi geografis beragam. Efeknya, distribusi makanan ke sekolah-sekolah di daerah terpencil menjadi lebih kompleks.

"Kami menyadari, penundaan ini tentu mengecewakan banyak pihak. Terutama para siswa dan orang tua.

Baca juga: Ini Modus Oknum Pimpinan Ponpes Lecehkan Puluhan Santri di Martapura, Imingi Uang dan Buang Sial

Baca juga: Lowongan Kerja Adaro Energy, Khusus Penempatan Kalsel dan Kalteng, Lulusan SMA, D3, S1 Bisa Daftar

 Namun, kami berkomitmen menyelesaikan semua kendala teknis ini secepat mungkin agar program MBG segera terlaksana,”ujarnya. Fery pun optimistis, program MBG di HST mulai berjalan pada Februari mendatang.

"Kami mohon kesabaran dan pengertian dari seluruh masyarakat HST. Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar program MBG ini segera terealisasi dan memberikan manfaat optimal bagi anak-anak kita," tambahnya. Diapun berharap kerjasama dan dukungan dari semua pihak, agar semua kendala segera teratasi.

Diketahui, Program MBG ini awalnya ditargetkan mulai terlaksana awal Januari 2025. Adapun sasaran penerima program, terdata pihak Kodim sebanyak 30 ribu orang. Terdiri siswa PAUD, TK, SD, SMP dan SMA dan sekolah sederajat. Termasuk para santri di Ponpes-ponpes.

 (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved