Rakat Mufakat
Tanam Perdana Jagung di Desa Madang Padang Batung HSS, 40,4 Hektar Lahan Dipersiapkan
Jagung manis dipilih sebagai varietas untuk Ketahan Pangan program pemanfaatan lahan produktif di Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Penulis: Adiyat Ikhsan | Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Jagung manis dipilih sebagai varietas untuk Ketahan Pangan program pemanfaatan lahan produktif di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Penanaman perdana dari gerakan satu juta hektar (Ha) kolaborasi strategis Polri dengan Kementerian Pertanian RI ini, digelar Polres Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS di lahan di Desa Madang, Kecamatan Padang Batung, Selasa (21/1/2025).
Wilayah HSS mendapat bagian lahan penanaman jagung, seluas 40,4 Ha.
Tanam perdana dilakukan seluas 2 Ha dan dilanjutkan secara bertahap di 10 kecamatan lainnya.
Baca juga: Hanya Tersisa Baju, Warga Tana Tidung Kaltara Ini Kehilangan Rumah Karena Terbakar
Baca juga: Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Banjar, di Gambut 300 Rumah, Dua Sekolah Terdampak
Kepala Dinas (Kadis) Pertanian HSS, Muhammad Noor mengatakan varietas jagung manis yang dipilih untuk program nasional ini, terbilang memiliki keunggulan seperti daya jual yang praktis dan cepat.
“Pemasaran lebih mudah, karena dapat di jual langsung di lapangan atau dari kebun. Jadi setiap saat kalau sudah panen bisa di jual oleh petani hari itu juga,” katanya.
Terlebih, banyak masyarakat sebagai konsumen memilih jagung manis ini, baik untuk sayur atau bakaran.
Dari harga, memang jagung manis melihat situasi pasar. Paling murah Rp 1.000 per tongkol, tapi kalau lagi harga naik, bisa mencapai Rp 2.000 – 2.500 per tongkol.
Program dukungan Polres HSS dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia bidang ketahanan pangan ini, bekerjasama dengan Pemkab dan kelompok tani setempat.
Setelah dilakukan penanaman perdana dengan cara Tugal di lahan seluas 2 Ha, ke depan akan dilanjutkan lagi di berbagai lokasi di setiap kecamatan di HSS.
Kapolres HSS, AKBP Muhammad Yakin Rusdi menyampaikan, tanam perdana di satu titik, yakni Desa Madang, Padang Batung.
“Rencana luasan yang kami data untuk penanaman jagunh sekitar 40,4 Ha. Namun, dari Polda Kalsel memungkinkan untuk ditambah sekitar 2.000 Ha, tapi masih melakukan cek lokasi terkait tingkat keasaman air.
Program ini diakui Kapolres akan berjalan dengan berkolaborasi bersama Dinas Pertanian, kelompok tani.
Kapolres optimis, program di HSS akan berjalan lancar dan berhasil. Di Desa Madang yang menjadi percontohan ini, akan menjadi daya tarik bagi kecamatan lain untuk menanam jagung.
“Tentunya, kita berharap berhasil dan kami tetap optimis untuk itu,” tambahnya.
Penanaman perdana dilakukan bersama Sekda HSS, Forkopimda, para Cama, instansi vertikal dan pihak swasta, usai zoom bersama Kapolri.
(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)
| Kabupaten HSS Terpilih Jadi Calon Daerah Percontohan Pemberantasan Korupsi, Hanya 3 di Indonesia |
|
|---|
| Tekan Biaya Produksi, Pemkab HSS Gelar Pelatihan Budidaya Perikanan dan Pakan Alami |
|
|---|
| Kontingen POPDA HSS Dilepas Bupati Syafrudin Noor, Junjung Semangat Juang |
|
|---|
| Pengelolaan BUMdes Daha Utara HSS Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Inovatif |
|
|---|
| Sekda Hadiri Sosialisasi Assessment Center Polri, Perkuat Pengembangan Kompetensi ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Polres-HSS-bersama-Sekda-dan-Forkopimda11.jpg)