Ekonomi dan Bisnis

Sensasi Rasa Kopi Astambul dan Pengaron, Begini Kenikmatan Rasanya

untuk di Kalsel yang perlu dicoba adalah kopi Astambul dan kopi Pengaron, keduanya adalah wilayah kecamatan di Kabupaten Banjar.

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: Kamardi Fatih
Banjarmasin Post
Pedagang Kopi Astambul yang sering mangkal di Pasar Batuah Martapura, Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Para penggemar kopi pasti kerap mencicipi berbagai kopi dari sejumlah daerah di nusantara. Dan untuk di Kalsel yang perlu dicoba adalah kopi Astambul dan kopi Pengaron, keduanya adalah wilayah kecamatan di Kabupaten Banjar.

Kopi Astambul dan kopi Pengaron dijual di kawasan Martapura dan Banjarbaru. Jika ke Pasar Batuah Martapura kita bisa mendapatkan kopi tersebut di lapak pedagang penjual produk-produk tradisional.

Satu di antara lapak yang menjual kopi tersebut adalah lapak Nini Masniah. Menurutnya produk tersebut di antaranya berasal dari olah UMKM Kampung Jati, Astambul.

"Ada beberapa pilihan kemasan, masing-masing harganya Rp 10 ribu, Rp 20 ribu dan Rp35 ribu," kata Masniah.

Kopi tersebut juga tersedia dua varian yaitu kopi hitam murni dan kopi hitam jahe. Kopi campur jahe ini bisa untuk menghangatkan badan.

"Kopi tradisional Banjar ini asli hitam. Kalau dimasak dengan air mendidih tidak ada putih-putih di atasnya tapi hitam pekat semuanya. Rasanya juga pahit sekali," kata Masniah.

Penggemar kopi Martapura, demikian nama lain kedua jenis kopi tersebut, sangat banyak, makanya dalam sehari Masniah mampu menjual kopi berbagai ukuran kemasan tersebut sekitar 3-4 kilogram. (Banjarmasinpost.co.id/salmah saurin) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved