Berita Tabalong

Usaha Perbengkelan di Tabalong Dibantu Rp10 Juta, Dibelikan Peralatan Pendukung dan Etalase

Berbagai program dijalankan Baznas Kabupaten Tabalong untuk menyalurkan dana Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) yang berhasil dikumpulkan.

Tayang:
Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
Baznas Tabalong
Ketua Baznas Tabalong H Mardani beserta jajaran saat meninjau salah satu usaha bengkel yang dijalankan warga 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG-Berbagai program dijalankan Baznas Kabupaten Tabalong untuk menyalurkan dana Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) yang berhasil dikumpulkan.

Terbaru, Baznas Kabupaten Tabalong pada tahun 2025 ini secara resmi mulai melaksanakan program Z-Auto dengan sasaran usaha perbengkelan.

Bengkel yang akan menjadi sasaran mendapat bantuan ini tentu saja ditujukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat kurang mampu.

Ketua Baznas Kabupaten Tabalong, H Mardani, Rabu (22/1/2025) mengatakan,di tahun 2024 program bantuan terhadap usaha bengkel ini memang sudah ada dilakukan.

Baca juga: Petani di Desa Banua Budi HST Berharap Padi yang Baru Ditanam tak Diterjang Banjir

Baca juga: Muhidin-Hasnuryadi Dilantik Sebagai Gubernur-Wagub Kalsel pada 6 Februari Ini

Dimana pada tahun 2024 Baznas Tabalong telah menjalankan membantu usaha bengkel di tiga lokasi dan ternyata hasilnya dinilai mampu berkembang dengan baik. 

"Dari tiga sasaran yang diberikan bantuan tersebut, ternyata hasilnya sangat positif karena bengkelnya bisa lebih berkembang," ujar H Mardani.

Sehingga pada tahun 2025 ini, secara resmi bantuan bagi usaha perbengkelan ini kemudian dijadikan program dengan nama Z-Auto.

Baznas Tabalong, juga memperluas sasaran wilayah dengan menyasar ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tabalong.

"Sasarannya bengkel yang masih perlu bantuan untuk dikembangkan, dan secara penghasilan memang tergolong kurang mampu," katanya.

Untuk bantuannya yang disalurkan sementara ini ditaksir senilai Rp10 juta dalam bentuk berupa peralatan pendukung dan etalase atau lemarinya.

Selain itu juga akan dibuatkan branding yang dapat menambah daya tarik dari usaha bengkel yang dijalankan si penerima manfaat.

"Kami memilih bengkel ini karena lebih mudah dipantau bagaimana perkembangan setelah mendapatkan bantuan," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved