Berita Tabalong

Bebas dari Pestisida, Bahan Baku Program Makan Bergizi Gratis Harus Dipastikan Aman

Pemkab Tabalong juga menyiapkan ketersediaan bahan pangan aman dan berkualitas yang dapat dijadikan bahan baku program Makan Bergizi Gratis.

Tayang:
Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
dokumentasi banjarmasinpost.co.id
Suasana peserta didik yang sedang makan bersama dari program makan bergizi gratis 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG-Selain anggaran sekitar Rp 56 miliar, Pemkab Tabalong juga menyiapkan ketersediaan bahan pangan aman dan berkualitas yang dapat dijadikan bahan baku program Makan Bergizi Gratis.

Ini telah dilakukan melalui beberapa program yang ada di Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKP2TPH) Kabupaten Tabalong.

Kepala DKP2TPH Tabalong, Fahrul Raji, Kamis (23/1/2025), mengatakan, untuk program Makan Bergizi Gratis ini memang masih menunggu petunjuk teknis (juknis) untuk pelaksanaannya.

Meski begitu karena di beberapa daerah lain sudah mulai menjadi lokasi pelaksanaan, maka Pemkab Tabalong juga mulai lakukan persiapan untuk mendukung program tersebut.

Baca juga: Spesialnya Paket Makan Malam untuk Rayakan Imlek di Swiss- Belhotel Borneo Banjarmasin

Baca juga: Masuk Daftar Berangkat, Warga Mahligai Banjar Ini Langsung Lunasi Haji Plus 

 

 

Salah satu hal yang pihaknya lakukan, lanjut Fahrul Raji, dengan menyiapkan stok bahan pangan nabati maupun hewani yang aman dan berkualitas.

Pasalnya, dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis ini tentunya diperlukan kesiapan adanya bahan baku yang akan digunakan untuk diolah menjadi makanan.

"Bahan baku ini menurut saya tentu harus aman, misalnya tidak pestisida tidak berlebih, halal dan fresh," katanya.

Disampaikannya, untuk menjaga kualitas keamanan dari bahan baku ini memang sudah lama menjadi program yang mereka lakukan, bukan hanya karena adanya program Makan Bergizi Gratis.

Di antaranya telah rutin melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap petani agar tanaman yang dibudidayakan terus terjaga dari sisi kualitas dan keamanannya.

"Kami tidak hanya mengejar produktivitas dan luas tanam, tetapi juga keamanan pangannya kami jaga juga," tegasnya.

Kemudian untuk produktivitas holtikultura di tahun 2024 secara umum meningkat sehingga dipastikan stok juga akan cukup tersedia dan luas tanam juga alami peningkatan.

Selain menjaga kualitas dan keamanan bahan pangan, lanjutnya, sekolah-sekolah juga telah mendapatkan edukasi terkait pangan bergizi.

"Edukasi pemberian pangan bergizi ini melalui program Genius ke sekolah-sekolah. Ini juga sudah lama berjalan,"katanya.

Kemudian juga ada berjalan program Gerakan Makam Ikan (Gemarikan) yang juga menyasar para pelajar atau sekolah-sekolah.

"Jadi kami siap mendukung program Makan Bergizi Gratis, dalam hal ini tentu yang utama berkaitan dengan kesiapan keamanan dan ketersediaan stok bahan pangan," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved