Berita Banjar

Masuk Daftar Berangkat, Warga Mahligai Banjar Ini Langsung Lunasi Haji Plus 

Kementerian Agama telah mengumumkan total kuota haji Indonesia yang berangkat pada 2025 sebanyak 221.000 jemaah

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: Irfani Rahman
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Suasana para jamaah dari berbagai penjuru dunia melaksanakan tawaf/mengelilingi ka'bah sebanyak 7 kali 

BANJARMASINPOST.CO.ID- Pemerintah melalui Kementerian Agama telah mengumumkan total kuota haji Indonesia yang berangkat pada 2025 sebanyak 221.000 jemaah.  

Dari total tersebut diketahui, jumlah kuota haji reguler 2025 sebanyak 203.320 jemaah, sementara haji khusus 2025 sebanyak 17.680 jemaah.

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun 2025 sebesar Rp 89.410.258.
Dari jumlah tersebut, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang akan ditanggung oleh masing-masing jemaah adalah sebesar Rp 55.431.750.

Jemaah haji gelombang pertama akan dimulai pada 2 hingga 16 Mei 2025. Untuk pemberangkatan gelombang II, jadwalnya ditetapkan pada 17-31 Mei 2025. Tahun ini Kalsel mendapatkan kuota 3.818 jemaah. 

Raudah, warga Mahligai Kabupaten Banjar, mengatakan dia bersama suaminya sudah mendaftar haji plus sejak tahun 2017.

"Alhamdulillah kami diinformasikan oleh pihak travel akan berangkat tahun 2025 berarti sekitar 8 tahun kami masa tunggu," jelasnya.

Baca juga: Yuk Buka Tabungan Haji  iB Ar-Rahman Bank Kalsel Syariah Di Usia Muda

Baca juga: Lowongan Kerja PT Pertamina Maintenance & Construction, Untuk 9 Posisi Ini Lulusan D3-S1 Bisa Daftar

Saat diberitahu mengenai keberangkatan tahun ini, Raudah menyatakan, sangat siap  dan langsung melakukan pelunasan biaya ongkosnya.

"Biaya untuk haji plus kami bayar sekitar Rp 280 jutaan," katanya, Kamis (23/1/2025)

Harapan Raudah,  semoga niat merka akan melaksanakan ibadah haji dapat berjalan lancar tanpa kendala, hingga sampai keberangkatan dan bisa melaksanakan  ibadah haji.

Sementara Budi, warga Jl Manggis Banjarmasin, mengatakan, dia bersama istrinya sudah mendaftar haji reguler sejak tahun 2017 dengan membayar setoran ke tabungan haji Rp 25 juta per orang.

"Kemudian melengkapi pendaftaran haji, yang diperkirakan masa antre sekitar 20-25 tahun," jelasnya.

Mereka hanya berharap kouta haji reguler terus ditambah, terutama untuk provinsi yang memiliki minat jamaah yang ingin melaksanakan hajinya sangat tinggi

"Sehingga harapan kami bisa secepatnya berangkat menunaikan ibadah haji, sebelum masa antre yang sangat panjang tersebut," katanya.

Memenuhi biaya haji, Budi terus menabung , sehingga kapanpun diberangkatkan sudah siap melakukan pelunasan.

 (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved