Tribun Smart

Nadia Rasakan Belajar Cari Nasabah

Belajar tentang perbankan syariah memberikan banyak pengalaman bagi Nadia Kairina.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin Post
Nadia Khairina 

Belajar tentang perbankan syariah memberikan banyak pengalaman bagi mahasiswi satu ini. Apalagi ia sudah menjalani magang di bank yang membuatnya makin paham dunia perbankan syariah.

Nadia Khairina, asal Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU), berkuliah di UIN Antasari Banjarmasin jurusan Perbankan syariah.

Salah satu prestasinya adalah pernah menjadi Putri Perbankan Syariah 2024 yang merupakan brand ambassador dari jurusan dengan tugas mempromosikan jurusan tersebut.

"Generasi pertama Putri Perbankan Syariah, salah satu tugas saya waktu itu adalah mengenalkan jurusan melalui sosial media, juga sharing session dengan brand ambassador jurusan lain," katanya.

Nadia yang lahir di Palangkaraya pada 18 Oktober 2004, di kampus juga berpengalaman di keorganisasian yaitu sebagai Sekretaris Bidang Penelitian dan Pengembangan UKM KM-FEBI Periode 2023/2024.

Selama kuliah ia juga berkesempatan mengikuti magang di Bank Mega Syariah Banjarmasin yang membuka matanya bagaimana sebenarnya bekerja di dunia perbankan syariah.
                            
"Salah satu tugas saya waktu itu terjun ke lapangan untuk mencari nasabah, tapi ternyata mengajak orang untuk buka rekening itu susah," ungkap Nadia.

Namun dari pengalaman itu Nadia belajar bagaimana marketing yang baik sehingga orang tertarik dengan produk yang kita tawarkan dan mau menjadi nasabah.

"Pastinya kita harus memahami siapa yang kita ajak dan bagaimana cara menyampaikannya atau punya strategi tersendiri," tukas Nadia.

Saat ini sambil kuliah, Nadia juga belajar bekerja di bidang non perbankan yaitu bidang semacam event organizer bersama teman sekampus.

Dari kesempatan bekerja itu Nadia mengakui tidak sekadar uang yang didapat tapi juga pengalaman berharga yang akan menjadi modalnya nanti misal berwirausaha.

"Meski kuliah di perbankan, kita harus cari pengalaman kerja di bidang lain. Sebab siapa tahu rezeki kita adanya di bidang nonperbankan," alasannya.

Dengan latar belakang pendidikan Nadia selalu bersekolah yang mengajarkan agama Islam yaitu MIS Hidayatul Muhajirin dan MTSN 2 Palangkaraya yang saat lulus ia menjadi salah satu wisudawan terbaik Tahfiz juz 30.

Alumnus MAN 2 Hulu Sungai Utara ini juga belajar agama Islam di perkuliahan apalagi di jurusan perbankan syariah juga diajarkan studi Al-Qur'an dan hadits, selain itu Ekonomi Makro Islam.

Sebagai mahasiswi perantauan, menurut Nadia, orangtua percaya ia bisa membawa diri, apalagi sudah punya landasan agama yang kuat sejak dini.

"Pesan orangtua, menjaga akhlak dalam pergaulan, menjaga salat dan kalau berteman harus dilihat apakah teman itu membawa kebaikan atau sebaliknya," tandas gadis 21 tahun ini. (Salmah Saurin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved