Berita Banjarmasin

Gubernur Muhidin Bicara Proyek Stadion Internasional di Kalsel, Janji Rampung dalam Satu Periode  

Gubernur Kalsel, Muhidin menegaskan, pengerjaan stadion ini akan rampung dalam satu periode kepemimpinannya. Ini katanya

Tayang: | Diperbarui:
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki
MUHIDIN DAN HASNUR - Gubernur Kalsel, Muhidin didampingi Wagub Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman (kanan),memberikan keterangan kepada awak media setelah rapat paripurna di DPRD Banjarmasin, Selasa (4/5/2025). JanJi akan bangun stadion internasional 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan (Kalsel) bersiap memiliki stadion bertaraf internasional.

Proyek amibisius ini merupakan janji kampanye Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman.

Gubernur Kalsel, Muhidin menegaskan, pengerjaan stadion ini akan rampung dalam satu periode kepemimpinannya.

Sementara, lokasinya yang masih dipertimbangkan antara Kabupaten Banjar atau Kota Banjarbaru.

“Kami sudah mulai menganggarkan untuk lahan dan alokasi dana. Sebelum masa jabatan saya berakhir, stadion ini harus selesai,” kata Muhidin.

Pembangunan stadion ini bukan sekadar untuk olahraga, tetapi juga sebagai upaya strategis dalam meningkatkan perekonomian daerah.

Baca juga: Masuk Lima Besar Kepala Daerah Terkaya di Indonesia, Muhidin Miliki Harta Rp414 M dan Hasnur Rp263 M

Baca juga: Usai Dilantik, Begini Potret Perdana Wagub Kalsel Hasnuryadi Ngantor

Muhidin menekankan, infrastruktur ini akan memicu pertumbuhan fasilitas pendukung seperti hotel, pusat bisnis, serta mendorong aktivitas masyarakat.

“Kita lihat saja Stadion GBK di Jakarta, yang setiap hari ramai dengan berbagai kegiatan. Stadion bukan hanya tempat pertandingan, tapi juga ruang publik yang bisa menggerakkan ekonomi,” jelasnya.

Selain itu, kedekatan Kalsel dengan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi alasan lain untuk membangun stadion bertaraf internasional.

Muhidin menilai, sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan IKN, Kalsel harus memiliki infrastruktur yang sepadan.

“Jarak kita ke IKN sangat dekat, hanya beberapa jam lewat darat. Sayang kalau kita tidak memiliki fasilitas olahraga yang bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Proyek ini dipastikan menjadi prioritas selama lima tahun ke depan. Muhidin menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengawal proses pembangunannya hingga tuntas.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved