Berita HSS
Festival Kemilau Ramadan Kembali Digelar DKD HSS, Ada Empat Lomba
Festival Kemilau Ramadan Ke-3 2025 akan kembali dilaksanakan oleh Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Penulis: Adiyat Ikhsan | Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Festival Kemilau Ramadan Ke-3 2025 akan kembali dilaksanakan oleh Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Tahun ini, kembali digelar empat mata lomba, seperti lomba Tanglong, miniatur masjid dan Musala, lomba bagarakan sahur, dan menyanyi lagu religi, dengan kategori berbeda-beda.
Sekretaris DKD HSS, Bima Ramadhan mengatakan Festival Kemilau Ramadan (FKR) akan diselenggarakan 21 – 24 Maret 2025 yang telah melalui kesepakatan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, Kamis (13/3/2025).
“Masing-masing lomba dengan kategori yang berbeda untuk peserta, seperti tanglong kategorinya SKPD dan sekolah, miniatur Masjid bagi desa dan kelurahan, bagarakan sahur ungu umum, sedangkan lagu religi, peserta dari umum dan pelajar,” katanya.
Baca juga: Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Tapin Ditangkap, Satu Orang Masih Buron
Baca juga: Wartono Mundur dari Jabatan Wawali, Pengamat: Berdampak pada Dinamika PSU Pilkada Banjarbaru
Lomba FKR memang seperti tahun sebelumnya, tapi yang membuat berbeda di tahun ini, lebih kepada konsep lombanya.
Misal, lomba bagarakan sahur, saat tahun pertama memanfaatkan lapangan Lambung Mangkurat di Kota Kandangan untuk penampilan, sedangkan tahun ke dua sambil jalan.
“Tahun ketiga ini, seperti lomba baturai pantun. Menggunakan sistem gugur, dihadirkan juri beberapa orang, peserta akan bertanding kiri dan kanan. Diberikan waktu oleh panitia, peserta melakukan penampilan dan dinilai langsung, suka atau bagus tim mana, nanti yang maju ke berikutnya,” jelasnya.
Sejak dibuka masa pendaftaran, telah banyak peserta dari masing-masing lomba. Lomba bagarakan sahur delapan kelompok, miniatur tujuh tim. Lomba menyanyi lagu religi yang banyak, sampai kuota telah terpenuhi, sehingga ditutup.
Ajang FKR sebagai salah satu ekstensi DKD HSS hadir untuk mempertahankan budaya bagarakan sahur, tanglong yang tidak terlaksana di bulan lain, tapi dilaksanakan di momentum Bulan Suci Ramadan dengan hiasan lampu dan lampion.
“Lomba menyanyi, menjadi salah satu upaya yang bertujuan mencari talenta di Bumi Rakat Mufakat ini di bidang tarik suara,” ucapnya.
Tidak hanya itu, ajang ini menjadikan daya tarik di wilayah Kabupaten HSS, apalagi sifatnya positif bagi warganya dan membantu perputaran ekonomi di masyarakat.
“Makanya kita gelar di seputaran Lapangan Lambung Mangkurat di Kota Kandangan, dekat pusat Kuliner Ramadan dan pusat berkumpul warga,” sampainya.
(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)
| Biang Kerok Ribuan Ikan di Keramba Milik Warga Badaun Daha Barat HSS Kalsel Mati Mendadak |
|
|---|
| Beberapa Siswa SMP Tidak Mengikuti TKA di HSS, Begini Alasannya |
|
|---|
| Ribuan Ikan Toman Keramba Milik Warga Badaun Daha Barat HSS Mendadak Mati, Penyebab Masih Misteri |
|
|---|
| ASN Pemkab HSS Belum WFH, Sekda: Berlaku Minggu Depan |
|
|---|
| Terungkap Dugaan Adanya Aksi Penyetruman Ikan di Daha Utara HSS, Berawal Laporan Pokmaswas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/FESTIVAL-Peserta-yang-tampil-di-acara-Festival-Kemilau-Ramadan1.jpg)