Viral Kalsel

Heboh Ada yang Lihat Hantu Api, Warga Kuin Utara Banjarmasin Kalsel Gelar Tolak Bala

Akibat ada warga Kecamatan Kuin Utara yang melihat hantu api, warga pun beramai-ramai mengadakan acara tolak bala.

|
Penulis: Danti Ayu Sekarini | Editor: Rahmadhani
Instagram @info_banjarmasin
TOLAK BALA - Warga Jalan Pangeran, Kecamatan Kuin Utara, Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dihebohkan dengan kemunculan hantu api yang menggegerkan kampung, Selasa (6/52025). Kejadian itu viral setelah videonya banyak diunggah di media sosial, Rabu (7/5/2025). 

"Saat berjalan kepalanya di bawah dan kakinya di atas. Dia doyan darah manusia. Karena itu, ia suka menghisap darah manusia. Sasaran atau mangsanya adalah bayi," terang Sunu, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (16/9/2022).

Menurut Sunu, sebagian masyarakat Jawa masih mempercayai bahwa Banaspati adalah roh jahat perwujudan ilmu hitam.

Kendati demikian, kebenarannya sulit untuk dibuktikan lantaran merupakan ranah keyakinan masyarakat.

"Semua itu ada di ranah keyakinan. Bukan benar atau tak benar yang menjadi masalah atau ukuran, tapi percaya atau tak percaya," ujar dia.

Terpisah, dosen Tradisi Lisan dan Seni di Asia Tenggara Program Studi S2 Asia Tenggara FIB UI, Dr Darmoko menyampaikan, Banaspati adalah makhluk gaib yang tergolong ke dalam anasir negatif destruktif.

Berbentuk seperti bola api menyala-nyala, Banaspati telah lama dikenal dan berkembang di kalangan masyarakat Jawa.

"Banaspati itu mempunyai makna harfiah, sesuatu yang bernuansa panas dan dapat menyebabkan kematian," terang dia

Makhluk gaib ini pernah digambarkan oleh masyarakat Jawa dalam permainan anak, yakni umbul atau kartu bergambar.

Selain Banaspati, makhluk gaib lain yang pernah tergambar dalam umbul antara lain Genderuwo, Wewe, Wilwa, Wedhon, serta Glundhung Pringis.

Darmoko melanjutkan, menurut narasi yang beredar, kemunculan Banaspati di masyarakat biasanya terjadi pada malam hari.

Sosok ini dipercaya muncul lantaran ada kekuatan gaib dari seseorang yang memiliki kesaktian dalam menghadirkan kekuatan alam berwujud bola api menyala-nyala.

"Tujuan dihadirkan kekuatan magis itu biasanya untuk mencelakai atau hanya sekadar memberikan pelajaran kepada seseorang," terang dia.

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved