Serambi Ummah
Cara Tanamkan Cinta Alquran Sejak Dini, Pedoman Hidup dan Sumber Pahala
Ustadz Abdul Rohim menjelaskan cara mengajarkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada anak.
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Mariana
BANJARMASINPOST.CO.ID - Saat ini berlangsung MTQ Nasional di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, banyak kafilah berusia dini.
Agar anak bisa mencintai Alquran Ustadz Abdul Rohim, warga Desa Jarang Kuantan Kecamatan Amuntai Selatan yang merupakan pengajar Muhammadiyah Boarding School (MBS) Nurul Amin Alabio menerangkan, bagaimana cara mengajarkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada anak. Berikut petikan wawancaranya dengan BPost.
Apa yang dilakukan agar anak atau remaja dapat mencintai Alquran sejak dini?
Memberikan pemahaman tentang Alquran memang harus dilakukan sejak anak masih kecil atau usia dini. Memberikan pemahaman dan pengertian, sesungguhnya Al-Qur’an memiliki hak kepada diri kita. Hak tersebut akhirnya menjadikan kita memiliki kewajiban. Kewajiban yang pertama adalah mengimani bahwa al quran itu adalah kalamullah yang harus diimani, bahwa Al-Qur’an adalah wahyu Allah, tidak hanya sebatas diimani namun juga dibaca dan dipahami makna serta kandungannya. Setelah memahami ada kewajiban menerapkan dalam kehidupan sehari hari, semaba muslim juga memiliki kewajiban menyebarkan.
Agar anak bisa mencintai Al-Qur’an sejak dini juga memberikan pemahaman, Al-Qur’an menjadi pedoman dalam hidup, membaca Al-Qur’an akan menjadi penyelamat. Al-Qur’an juga menjadi sumber pahala karena setiap huruf yang dibaca akan mendapatkan 10 kebaikan.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, Unit 1: Be Yourself Halaman 245
Baca juga: Jadwal Badminton 8 Besar Malaysia Masters 2025: 5 Wakil Indonesia Siap Beraksi, Ana/Tiwi Live TVRI
Bagaimana cara dalam menanamkan cinta Al-Qur’an sejak dini?
Cara agar anak bisa mencintai Al-Qur’an adalah dengan memberikan pendidikan Al-Qur’an sejak usia masih kecil. Karena dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan anak. Pemberian pembelajaran agar cinta kepada Al-Qur’an bisa dilakukan dengan banyak cara seperti mendengarkan Al-Qur’an baik secara langsung atau melalui media digital.
Anak diberi waktu dan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan Al-Qur’an, saat ini sangat banyak sekali TPA dan TPQ yang sangat konsentrasi memberikan pembelajaran Al-Qur’an. Pembelajaran ditambah dengan materi pemahaman. Bisa juga dengan mendatangkan guru ke rumah untuk mendapatkan pendidikan langsung.
Hal ini memberikan menstimulasi kepada anak, dan jangan lupa memberikan teladan dalam bentuk amal nyata dari orangtua.
Bagaimana mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari hari?
Al-Qur’an merupakan petunjuk dan pembeda antara yang haq dan bathil, kewajiban muslim terhadap Al-Qur’an adalah mengamalkan dalam kehidupan sehari hari. Meskipun membacanya saja juga telah mendapatkan pahala namun lebih baik diamalkan. Mengamalkan ajaran yang terkandung dalam Al-Qur’an seperti menjalankan shalat, puasa dan ibadah lainnya. Al-Qur’an juga menjadi pedoman untuk meninggalkan yang dilarang ajaran Allah seperti syirik, iri dengki dan tindakan kejahatan.
Selain itu, memberikan petunjuk untuk anjuran yang telah dicontohkan dalam sunnah melalui hadist. Melaksanakan ibadah berupa anjuran dilakukan sedikit demi sedikit dari hal kecil dan terus dilakukan tanpa batas waktu karena kita tidak tahu kapan batas usia kita.
Tidak kalah penting untuk berada di lingkungan yang kondusif untuk mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an, mencari teman dan lingkungan yang baik karena memberikan pengaruh yang besar.
Adakah pengaruh perkembangan zaman dengan kecintaan muslim terhadap Al-Qur’an?
Pengaruh perkembangan zaman terhadap kecintaan seorang muslim kepada Al-Qur’an. Jelas ada dan sangat berpengaruh. Perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi khususnya. Atau yang kita sebut dengan era digitalisasi saat ini memang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap lunturnya kecintaan generasi kita terhadap Al-Qur’an
| Ulama Idealnya Tidak Meminta, Ustadz H Abdul Hafiz Ungkap Rahasia Jaga Keikhlasan |
|
|---|
| Membantu Tak Harapkan Imbalan, Ustadz Hadi Purwanto Pegang Prinsip Pandai Bersyukur |
|
|---|
| Hukum Jasa Makelar dalam Islam, Ustadz Abdul Karim Ingatkan Syariat Jual Beli |
|
|---|
| LGBT Bukan Fitrah Manusia, Jelas Haram, Ustadz Zulkifli : Penyimpangan dan Dosa Besar |
|
|---|
| Hukum Biaya Tukar Uang, Ustadz Musthofal Fitri : Bedakan Nilai Tukar dan Upah Jasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Ajarkan-alqurann.jpg)