Berita Viral

Sama Seperti Ramesh, Keajaiban Kursi Pesawat Nomor 11A Juga Pernah Dirasakan Pria ini

Sama seperti Ramesh, aktor Thailand ini diketahui duduk di kursi 11A, tepat di samping pintu darurat, ketika pesawat nahas itu jatuh.

Tayang:
Editor: Rahmadhani
Instagram James Ruangsak
KURSI AJAIB - Penyanyi Thailand James Ruangsak membagikan pengalamannya selamat dari kecelakaan pesawat 27 tahun silam, berkat duduk di kursi 11A. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Keajaiban kursi nomor 11A juga pernah dialami oleh penyanyi dan aktor asal Thailand, James Ruangsak Loychusak.

Ia kembali mengingat peristiwa traumatis yang hampir merenggut nyawanya 27 tahun lalu, paska kejadian kecelakaan pesawat Air India beberapa waktu lalu.

James Ruangsak Loychusak. adalah salah satu dari 45 penumpang yang selamat dalam kecelakaan pesawat Thai Airways pada 11 Desember 1998, insiden yang menewaskan 101 orang.

Kenangan tersebut kembali menghantuinya setelah membaca kisah selamatnya Vishwashkumar Ramesh, satu-satunya penumpang selamat dalam kecelakaan Air India AI 171 di India pada Kamis (12/6/2025).

Baca juga: Duduk Dekat Pintu Darurat, Cara Ramesh Selamat dari Kecelakaan Pesawat Air India Diungkap Polisi

Baca juga: 6 Tahun LDR Ingin Pindah ke Inggris Ikut Suami, Pasutri dokter dan 3 Anak Tewas Kecelakaan Air India

Ramesh diketahui duduk di kursi 11A, tepat di samping pintu darurat, ketika pesawat nahas itu jatuh.

Ternyata, James pun menempati kursi 11A saat kecelakaan Thai Airways, 27 tahun silam

“Satu-satunya yang selamat dari kecelakaan pesawat di India duduk di kursi yang sama dengan saya—11A. #Mengerikan,” tulis James melalui akun Facebook pribadinya, seperti dikutip oleh Nation Thailand, Jumat (13/6/2025).

Setelah tragedi tersebut, James mengaku mengalami trauma berat terhadap penerbangan.

Selama satu dekade penuh, ia selalu merasa cemas setiap kali harus naik pesawat.

Dalam keterangannya kepada media Thailand Kaosod, Jumat (13/6/2025), ia menjelaskan bahwa ketakutannya sampai menyebabkan keringat di telapak tangan, gangguan pernapasan, dan detak jantung tidak teratur.

James memiliki ritual khusus untuk menenangkan dirinya saat terbang, tidak berbicara dengan siapa pun dan selalu menatap ke luar jendela.

Ia bahkan melarang siapa pun menutup jendela di tempat duduknya.

Rasa gelisah makin menjadi-jadi ketika penerbangan dilakukan saat hujan.

Hujan mengingatkannya pada kondisi cuaca ketika kecelakaan Thai Airways terjadi 27 tahun lalu.

Untungnya, James selalu ditemani sang istri yang siap memberikan dukungan moral.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved