Berita HST

Jatahkan Rp25 Juta per Unit, Pemkab HST Targetkan Bedah 1.000 Rumah tak Layak Huni

Pemkab HST menargetkan program bedah rumah di 2025 ini mencapai 1.000 unit yang tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

|
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Edi Nugroho
Dokumentasi Banjarmasinpost.co.id
RUMAH HUNIAN-Rumah hunian sementara korban bencana banjir bandang di desa bulayak Kecamatan hantakan 2021 lalu. Pemkab HST bakal melaksanakan program bantuan rumah. Pemkab HST Targetkan Bedah 1.000 Unit Rumah tak Layak Huni 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BARABAI - Pemkab HST menargetkan program bedah rumah di 2025 ini mencapai 1.000 unit yang tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Program bedah rumah tak layak huni ini informasi diterima Banjarmasinpost.co.id, jumat, (20/06/2025) sebagaian besar telah diverifikasi oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) HST. 

Tak hanya itu, Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi juga telah meninjau langsung usulan program bedah rumah di Desa Banua Budi, beberapa waktu lalu.

Gusti Rosyadi mengatakan bahwa bedah rumah tahun 2025 ini telah diusulkan berdasarkan verifikasi awal dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). 

Baca juga: Menengok Pusat Oleh-oleh Kotabaru, Ada Acan Hingga Kain Sasirangan di Ka-to7oe

Baca juga: Dukung Kelancaran Pembukaan MTQN Provinsi di Martapura, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu LIntas

“Verifikasi ini memastikan usulan benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat,” ujarnya Wabup.

Ia mengatakan bahwa program bedah Rumah ini ditentukan berdasarkan hasil verifikasi faktual, bukan zonasi kampung. 

"Bila ada warga yang memenuhi syarat namun belum terdata, ia meminta agar segera diajukan," ungkapnya. 

Ia pun berpesan agar warga dengan pendapatan di bawah Rp. 1 juta per bulan dicatat dan diusulkan masuk program penanggulangan kemiskinan.

Sementara itu, Kepala Disperkim HST, Sa’dianor mengatakan bahwa program bedah 1.000 Rumah di Hulu Sungai Tengah (HST) yang dimaksud adalah Rumah-rumah warga yang berada di kawasan kumuh dan tidak kumuh dengan total anggaran Rp. 25 miliar (M) atau Rp. 25 juta per unit.

“Rumah yang akan kita bedah di kawasan kumuh 75 unit, dan 925 unit lainnya berada di luar kawasan kumuh,” pungkasnya. 
(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene).

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved