Mom and Kids

Persiapkan Rakhsan Masuk Sekolah Dasar

Mempersiapkan mental anak sebelum memasuki sekolah dasar adalah sebuah proses yang perlu dipersiapkan orangtua. 

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin Post
Rakhsan Ibnu Kamil bersama orangtuanya 

Bulan depan anak-anak yang lulus Taman Kanak-Kanak (TK) memasuki sekolah dasar. Mempersiapkan mental anak sebelum memasuki sekolah dasar adalah sebuah proses yang perlu dipersiapkan orangtua. 

Sebagaimana Rara, warga Banjarbaru, yang mempersiapkan putra bungsunya, Rakhsan Ibnu Kamil, sebelum memasuki tahun ajaran baru nanti.

"Tentunya memberikan dukungan, pengertian, dan cinta, agar Rakhsan menghadapi perubahan jenjang sekolah ini dengan percaya diri dan antusiasme," ungkap ibu tiga anak ini.

Disadari Rara, masa transisi dari TK atau prasekolah ke sekolah dasar adalah momen penting dalam kehidupan seorang anak.

"Pastinya sekolah dasar itu adalah tempat untuk belajar, bermain, dan tumbuh bersama," katanya.

Pergantian ini tidak hanya menandai perubahan lingkungan belajar, tetapi juga membutuhkan penyesuaian sosial, emosional, dan mental yang signifikan.

"Mempersiapkan Rakhsan masuk sekolah dasar, saya ajak untuk mengatur tas sekolah, mempersiapkan perlengkapan tulis, dan menyimpan barang-barang belajar dengan rapi," papar Rara.

Sebelumnya, Rara juga melibatkan anak dalam persiapan sebelum masuk sekolah dasar dengan mengajak berbelanja memilih perlengkapan sekolah yang akan memberi  rasa memiliki dan memperkuat keterlibatan  dalam proses transisi.

Membimbing anak dalam proses transisi diharapkan Rara dapat membantu Rakhsan merasa lebih siap dan percaya diri ketika harus mengurus diri sendiri di sekolah dasar.

"Apalagi nanti guru tidak lagi menemaninya ke toilet, atau harus bisa makan siang sendiri. Saya mengulangi dan menekankan penjelasan ini pada kesempatan yang berbeda sampai dia dapat mengingatnya," tukas Rara.

Rara juga sampaikan kepada anaknya bahwa kesukaan Rakhsan belajar membaca akan bertambah lancar ketika SD karena akan lebih banyak buku yang bisa dipinjam sebab perpustakaannya lebih besar.

Sebagaimana orangtua lainnya, Rara juga membekali Rakhsan dengan kemampuan dasar-dasar calistung.

Rara bersyukur bahwa putra bungsunya tidak memerlukan waktu ekstra dalam belajar, karena dia memang cepat dalam belajar. 

"Kakaknya, Hani, yang sekarang mau masuk SMP juga mendukung adiknya dalam perkembangan literasi dan numerasi adiknya, apakah itu melalui calistung atau melalui aktivitas pendidikan lainnya," tutur Rara.

Dengan pendampingan di rumah, harapannya saat memasuki SD, Rakhsan akan lebih mudah belajar banyak hal dan konsep baru misalnya dalam matematika, baca tulis, dan bahasa. 

"Rakhsan memiliki keingintahuan yang besar, insya Allah dia akan lebih suka belajar dan ini sangat penting menjadi fondasi bagi kecintaannya terhadap belajar sampai ia lebih besar nanti," pungkas Rara. (Salmah saurin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved