Mom and Kids

Rafa Berani Mencoba Tampil dengan Hati

Sejak kecil Rafa adalah anak yang berani tampil dan cepat belajar. Waktu TK saja, ia sudah suka ikut lomba adzan dan selalu terlihat percaya diri.

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Banjarmasin Post
Muhammad Rafa dan sang ibu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sejak kecil Rafa adalah anak yang berani tampil dan cepat belajar. Waktu TK saja, ia sudah suka ikut lomba adzan dan selalu terlihat percaya diri. 

Melihat kemampuan Rafa, orangtuanya, Taufik Rahman dan Nana Masliana Rahayu menyadari bahwa anak mereka punya karakter kuat, ceria, dan tidak takut mencoba hal baru.

Lantas, saat Muhammad Rafa, demikian nama lengkapnya, kelas 5 SD, ia sering bernyanyi di kelas. Guru Rafa sempat diam-diam merekam dan ternyata suaranya bagus. 

Sejak saat itu Rafa diikutkan lomba FLS2N dan dari situlah bakat nyanyi Rafa berkembang sampai kelas 8 sekarang di SMPN 1 Banjarmasin.

Selain menyanyi, Rafa yang kelahiran Banjarmasin pada 25 oktober 2011 juga suka bercerita, modeling, mendesain, mewarna dan menggambar.

Keluarga yang tinggal di Jalan Batu Benawa 2, Banjarmasin ini, berusaha memberikan kebebasan untuk Rafa bereksplorasi, tapi tetap dengan arahan. 

"Kami ingin Rafa berkembang sesuai minatnya, namun juga tahu batas dan tanggung jawab," kata Nana, sang ibu.

Dari bakatnya itu, prestasi diraih Rafa antara lain Juara 2 Bakisah Bahasa Banjar tingkat Kota Banjarmasin 2025, Juara 2 Lomb Menyanyi Lagu Banjar Disbudporapar Kabupaten Banjar, Juara Wakil 2 Nanang Cilik di event Nanang Galuh Cilik Kota Banjarmasin 2025.

Rafa juga meraih medali emas Olimpiade Sains Siswa Nasional dan Olimpiade Bahasa Indonesia Siswa Nasional, serta masih banyak lagi prestasi lainnya.

"Kami sangat bangga saat Rafa berhasil tampil percaya diri di panggung, terutama ketika lomba Bakisah Bahasa Banjar FTBI di kelas 7 dan berhasil juara 2. Itu menunjukkan bahwa Rafa tidak hanya berbakat menyanyi dan seni, tapi juga punya kemampuan bercerita yang kuat," papar Nana.

Cara Nana dan suami mendukung bakat anak adalah mengikuti apa yang Rafa sukai. Kalau mau ikut lomba, didukung. Butuh rehat, diberi waktu. Jadi tidak memaksa  menanh, tapi hanya ingin Rafa menikmati prosesnya.

"Tantangan dalam mengasuh Rafa adalah ia punya banyak minat. Kami harus bisa mengatur waktu antara sekolah, latihan, dan istirahat. Solusinya, kami membuat jadwal yang tidak membuat Rafa tertekan dan memastikan Rafa tetap menikmati prosesnya," tandas Nana.

Sebagai orangtua, Nana selalu mengingatkan bahwa yang penting adalah usaha. 

"Kami bilang, menang itu bonus. Utamanya Rafa berani mencoba dan tampil dengan hati. Dengan begitu Rafa tidak terbebani," seloroh Nana.

Nana juga selalu memerhatikan kondisi Rafa. Kalau Rafa capek atau tertekan, dihentikan dulu kegiatan lombanya. Orangtua ingin Rafa tetap bahagia, bukan merasa terburu-buru.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved