Berita Tabalong

Api Cepat Menjalar, Ini Daftar Kerusakan Kebakaran di Permukiman Padat Penduduk Ujung Murung Tanjung

Tujuh buah rumah alami kerusakan akibat musibah kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk Ujung Murung RT04, Kecamatan Tanjung, 

Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
(banjarmasinpost.co.id/donyusman)-
GARIS POLISI-Garis polisi terpasang di lokasi kebakaran Ujung Murung Tanjung Kabupaten Tabalong, Rabu (25_6_2025). Api Cepat Merembet, Ini Daftar Kerusakan Kebakaran di Permukiman Padat Penduduk Ujung Murung Tanjung 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG-Tujuh buah rumah alami kerusakan akibat musibah kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk Ujung Murung RT04, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalsel, Rabu (25/6/2025) dinihari sekitar pukul 02.30 Wita.

Dari tujuh buah rumah tersebut ada yang alami kerusakan total 100 persen, kerusakan 30 persen dan juga kerusakan sekitar 3 persen.

Terhadap adanya musibak kebakaran yang melanda rumah bidakan dan rumah pribadi ini, pihak kepolisian juga langsung turun ke lokasi.

Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin  bersama Polsek Tanjung turut ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Baru Sampai di Rumah,  Pengedar Narkoba Wilayah Batibati Tanahlaut Ini Kaget Ditangkap Polisi

Baca juga: Pendaki Gunung Rinjani Asal Brasil Meninggal, Kabasarnas: Evakuasi Korban dari Jurang Curam Pagi Ini

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J melalui PS Kasi Humas Iptu Joko Sutrisno, Rabu (25/6/2025) pagi,  membenarkan pihaknya telah turun ke lokasi untuk lakukan olah TKP.

"Saat ini garis polisi sudah dipasang di lokasi kebakaran Ujung Murung," katanya.

Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan, pemilik rumah yang terdampak, Muslim (59), Muhammad Misrian (55) Muhammad Kholid (40),  Juhrani (78), Ma Amat (40), H Supian (77) dan H Zaini (77).

Ditambahkannya,menurut keterangan dari saksi saksi yang  saat itu melintas di tempat kejadian, api sudah membakar salah satu rumah warga.

Ketika itu saksi melihat api semakin membesar dan kemudian melebar ke bangunan lainnya yang memang cukup rapat.

Selanjutnya dengan alat seadanya warga mencoba untuk memadamkan api tersebut sambil menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran.

Api cepat membesar karena bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan pada saat kejadian ada angin agak kencang.

Akhirnya setelah petugas pemadam kebakaran berdatangan, dengan dibantu warga sekitar, kobaran api dapat benar-benar dipadamkan sekitar 04.50 Wita.

"Tidak ada orban jiwa dan luka namun kerugian materi mencapai sekitar Rp 2 miliar," katanya.(*)

Untuk penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara kemungkinan akibat arus pendek listrik.


(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved