Tahun Baru Islam 2025

Fakta Amalan-amalan 1 Muharram Dipaparkan Buya Yahya: Umat Muslim Waspada Dalil Palsu

Buya Yahya menjelaskan fakta terkait amalan-amalan 1 Muharram bagi kaum muslimin.

Editor: Mariana
pngtree.com
TAHUN BARU ISLAM - Sebentar lagi Tahun Baru Islam 2025, Buya Yahya menjelaskan fakta terkait amalan-amalan 1 Muharram bagi kaum muslimin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penceramah Buya Yahya menjelaskan fakta terkait amalan-amalan 1 Muharram bagi kaum muslimin.

Banyaknya riwayat atau dalil keliru, diingatkan Buya Yahya agar waspada dan hanya mengerjakan amal sholeh berdasarkan landasan shahih sesuai syariat.

Kini kaum muslimin sebentar lagi memasuki Tahun Baru Islam 2025 1 Muharram 1447 Hijriyah, bulan pertama dalam kalender Islam.

Diketahui, 1 Muharram 1447 Hijriyah bertepatan Jumat (27/6/2025).

Bulan Muharram adalah bulan pertama di antara 12 bulan di kalender tahun Islam.

Baca juga: Aksi Keji IRT di Batam Siksa ART: Paksa Teguk Air Septi Tank dan Kotoran Anjing, Ini Sosok Pelaku

Baca juga: Kabar Transfer Liga 1: Bomber Samba Wiliam Marcilio Amunisi Terbaru Persib Bandung, Bobotoh Antusias

Umat Islam pun dianjurkan mengerjakan amalan-amalan sunnah di bulan Muharram.

Sebagaimana diketahui, ada puasa sunnah pada tanggal 9 dan 10 Muharram, yaitu Puasa Tasua dan Puasa Asyura.

Adakah amalan pada tanggal 1 Muharram?

Buya Yahya menerangkan banyak riwayat-riwayat yang tidak benar disusupkan dalam Islam, dan banyak diikuti oleh kaum muslim.

"Termasuk puasa di akhir tahun dan awal tahun akan diampuni dosa 50 tahun, ini jelas riwayat yang bohong, karena akhir tahun dan awal tahun ada pada zaman Sayyidina Umar bin Khattab bukan pada zaman Nabi SAW, yang mencetuskan awal tahun baru adalah Sayyidina Umar," terang Buya Yahya dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Meski riwayat yang bukan berasal Nabi Muhammad SAW, namun amalan itu cukup digemari.

Amalan di bulan Muharram cukup hadist shahih yang dapat dijadikan landasan ibadah atau amalan sunnah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

"Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah (bulan) Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib (lima waktu) adalah shalat malam."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved