Berita Nasional

Pakai Jalur Darat,  Jenazah Pendaki Brasil yang Jatuh di Jurang Gunung Rinjani Dipulangkan Hari Ini

Pakai jalur darat, jenazah pendaki Brasil yang jatuh di Jurang Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB dipulangkan hari ini, Kamis

Editor: Edi Nugroho
Kolase: Instagram @resgatejulianamarins dan TribunLombok.com/Istimewa
PENDAKIT RINJANI JATUH - (Kanan) Foto Juliana Marins yang diunduh di akun Instagram @resgatejulianamarins, pada Selasa (24/6/2025) dan (Kiri) Tangkapan layar video pendaki Rinjani jatuh, Sabtu (21/6/2025). Pendaki tersebut merupakan Juliana Marins (27) warga negara (WN) Brasil. Pakai Jalur Darat,  Jenazah Pendaki Brasil yang Jatuh di Jurang Gunung Rinjani Dipulangkan Hari Ini 

BANJARMASINPOST.CO.ID, LOMBOK - Pakai jalur darat, jenazah pendaki Brasil yang jatuh di Jurang Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB dipulangkan hari ini, Kamis (26/6/2025).

Berdasarkan laporan, nantinya jenazah korban akan dibawa ke Denpasar, Bali, sebelum diterbangkan ke negera asal, Brasil.

Semua proses pemulangan jenazah korban ke Brasil dibiayai dan diurus oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Jenazah pendaki asal Brasil, Juliana De Souza Pereira Marins (27), yang jatuh di Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan dipulangkan ke negaranya, setelah proses autopsi rampung dilakukan.

Baca juga: Demonstran Tutup Akses Kawasan Industri di Cikarang, Aksi Demo Bikin Rugi Yamaha Music Rp50 Miliar

Baca juga: Ayah di Malinau Kaltara Rudapaksa Anak Kandung, Berlangsung Sejak Korban di Bawah Umur

Diberitakan sebelumnya, autopsi terhadap jenazah korban akan dilakulan pada hari ini, Kamis (26/6/2025).

Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Lalu Moh. Faozal mengonfirmasi rencana pemulangan jenazah pendaki asal Brasil tersebut.

"Kalau selesai (autopsi), bisa kita berangkatkan ke Denpasar," ujarnya, Rabu (25/6/2025) malam.

Menurut penjelasannya, jenazah Juliana akan diberangkatkan ke Bali melalui jalur darat.

"Karena tidak ada pesawat dari Lombok ke Bali. Dari Bali, baru dibawa pulang ke negaranya," jelasnya, dikutip dari Antara.

Juliana jatuh saat mendaki Gunung Rinjani, Sabtu (21/6/2025). Proses evakuasi korban pun memakan waktu lima hari, dari Sabtu hingga Rabu.

Kondisi medan ekstrem dan cuaca berkabut di lokasi disebut sebagai penyebab lamanya proses evakuasi. Proses evakuasi pun akhirnya dilakukan Tim SAR gabungan secara manual.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan, tim di lapangan sempat berencana melaksanakan evakuasi secepat mungkin dengan helikopter.

Namun, ia mengatakan rencana itu urung dilakukan karena cuaca tidak memungkinkan. 

"Sehingga evakuasi korban terpaksa harus kita laksanakan dengan ditandu," kata Syafii, Rabu.

Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Mataram, NTB untuk diautopsi.

Artikel ini telah tayang di kompastv.com dengan judul: Jenazah Pendaki Brasil yang Jatuh di Gunung Rinjani Akan Dipulangkan ke Negaranya lewat Bali

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved